Ulyadi mengibaratkan usia 24 tahun sebagai fase transisi penting, di mana sebuah entitas bergerak dari masa muda menuju kedewasaan yang lebih matang. Menurutnya, momentum menuju seperempat abad ini harus menjadi titik keseimbangan bagi PKS.
"Perlu penyeimbangan antara semangat muda dengan bijaknya orang tua. Dengan adanya dua semangat ini, kita berharap PKS ke depan akan lebih maksimal dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat," ujar Ulyadi.
Selain fokus pada pelayanan, Ulyadi juga menyoroti pentingnya kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa. Ia mengingatkan seluruh kader dan simpatisan untuk memperkuat daya tahan (resiliensi) partai, terutama dalam menghadapi situasi ekonomi atau sosial yang berpotensi mengalami krisis.
"Kita tetap mempersiapkan diri agar lebih memiliki daya tahan dalam menghadapi berbagai macam ujian yang datang," tambahnya.
Menutup pesannya, Ketua DPW PKS Sumbar ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan. Ia menegaskan bahwa PKS berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan dan pembangunan negara Indonesia.
"Semoga PKS bisa menjaga persatuan antar rakyat dan anak bangsa, serta berbagai elemen yang ada untuk kemajuan dan pembangunan negeri," pungkasnya. (TI)
