SUMBAR.PKS.ID,
SUMBAR - Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Barat, Nurfirman Wansyah,
menerima kedatangan puluhan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di
gedung DPRD Sumbar pada Kamis (12/2/2026). Kedatangan massa tersebut
membawa aspirasi terkait keprihatinan terhadap kondisi pendidikan di
wilayah Sumatera Barat saat ini.
Dalam
pertemuan tersebut, Nurfirman Wansyah mendengarkan langsung poin-poin
tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa. Menanggapi kegelisahan
tersebut, politisi senior ini menegaskan komitmennya untuk memastikan
bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan
daerah.
"Kami
di Komisi V berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan
pemerintah daerah serta memastikan alokasi anggaran dalam APBD Sumatera
Barat benar-benar berpihak pada sektor pendidikan," ujar politisi PKS
tersebut di hadapan para pengunjuk rasa.
Selain
fokus pada infrastruktur dan sistem pendidikan, pria yang akrab
dipanggil Anca itu juga menyoroti pentingnya kesejahteraan tenaga
pendidik. Ia menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah berupaya keras
memperjuangkan nasib para guru honorer di Sumatera Barat.
"Perjuangan
untuk meningkatkan status guru melalui pengangkatan menjadi Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terus kami lakukan. Ini adalah
bentuk nyata kehadiran negara dalam menghargai dedikasi para guru yang
menjadi ujung tombak pendidikan kita," tambahnya.
Aksi
unjuk rasa yang berlangsung tertib tersebut berakhir setelah adanya
dialog antara perwakilan mahasiswa dan pihak DPRD. Nurfirman berjanji
akan membawa masukan dari mahasiswa ke dalam rapat-rapat komisi agar
dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi.
