PKS Sumbar: Rahmat Saleh
Tampilkan postingan dengan label Rahmat Saleh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahmat Saleh. Tampilkan semua postingan

27 September 2026

ANGGOTA DPR RI RAHMAT SALEH SALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK KORBAN GALODO SOLOK

ANGGOTA DPR RI RAHMAT SALEH SALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK KORBAN GALODO SOLOK

SOLOK, SUMBAR.PKS.ID -- Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I H. Rahmat Saleh menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak musibah banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan aksi tanggap darurat wakil rakyat dalam meringankan beban para korban bencana.

Penyerahan bantuan tersebut didistribusikan melalui tim relawan kemanusiaan PKS di posko penanggulangan bencana setempat. Paket bantuan yang disalurkan berfokus pada kebutuhan pokok pangan warga, di antaranya berupa beras dan mi instan. Saat proses serah terima logistik, para relawan turut membentangkan spanduk bertuliskan "Bantuan H. Rahmat Saleh, S.Farm., M.IP untuk Bencana Kabupaten Solok".

Pasokan sembako ini sangat krusial mengingat banyak warga di kawasan terdampak yang kesulitan memasak akibat luapan lumpur tebal yang merendam dapur dan rumah mereka. Keterbatasan akses jalan juga sempat membuat pemenuhan bahan pangan harian warga menjadi terhambat.

Sinergi antara pejabat publik dari Fraksi PKS dan jajaran relawan Bidang Kepanduan di lapangan memastikan bantuan ini langsung sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan. Kita dapat melihat bahwa kehadiran bantuan Rahmat Saleh ini semakin memperkuat rangkaian aksi pelayanan PKS di Kabupaten Solok, melengkapi operasional dapur umum dan penyediaan air bersih yang telah berjalan sejak hari pertama kejadian. (AR)

21 September 2026

Resmi Bertugas! Rahmat Saleh Kawal Ekonomi di Komisi VI, Nevi Zuairina Perjuangkan Petani di Komisi IV DPR RI

Resmi Bertugas! Rahmat Saleh Kawal Ekonomi di Komisi VI, Nevi Zuairina Perjuangkan Petani di Komisi IV DPR RI

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI secara resmi telah mengumumkan komposisi susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk periode 2024-2029. Dua tokoh kebanggaan Sumatera Barat, yakni H. Rahmat Saleh dan Hj. Nevi Zuairina, menempati posisi strategis untuk mengawal aspirasi masyarakat Ranah Minang di Senayan.

H. Rahmat Saleh, S.Farm., M.IP., wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I, secara resmi bertugas di Komisi VI. Komisi ini berfokus pada ruang lingkup Perdagangan, Kawasan Perdagangan, dan Pengawasan Persaingan Usaha. Lebih dari sekadar anggota, Rahmat Saleh juga diberi mandat strategis sebagai Ketua Kelompok Komisi (KAPOKSI) Fraksi PKS di Komisi VI.

Dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasannya, Rahmat Saleh akan bermitra dengan sejumlah kementerian dan lembaga penting. Mitra kerja tersebut meliputi Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, BPI Danantara, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Badan Pengaturan BUMN, hingga Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN). Posisi ini sangat esensial untuk memacu pertumbuhan UMKM, stabilitas harga pasar, dan iklim perdagangan yang sehat bagi Sumatera Barat.

Sementara itu, Hj. Nevi Zuairina yang mewakili Dapil Sumatera Barat II, ditugaskan untuk mengawal hajat hidup masyarakat banyak di Komisi IV. Komisi ini mengurusi bidang krusial yakni Pertanian, Kehutanan, dan Kelautan. Sektor ini sangat identik dengan kekuatan utama Sumatera Barat yang bertumpu pada potensi agraris dan kekayaan pesisir pantai.

Nevi Zuairina akan bekerja sama langsung dengan mitra kerja Komisi IV, yang mencakup Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan DAN Perikanan, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Badan Karantina Indonesia. Penugasan ini memastikan aspirasi para petani, peternak, pembudidaya, dan nelayan di wilayah Sumatera Barat terus mendapat pengawalan yang kuat dari Fraksi PKS.

Kehadiran Rahmat Saleh di Komisi VI dan Nevi Zuairina di Komisi IV mengukuhkan komitmen PKS untuk membela kepentingan rakyat, mendorong kemandirian ekonomi daerah, dan mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok Sumatera Barat. (AR)


13 September 2026

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

 


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas PT Pertamina (Persero) yang menjatuhkan sanksi kepada 31 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Barat. Sanksi ini diberikan menyusul temuan pelanggaran serius terkait distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Rahmat menilai tindakan tegas tersebut bukanlah sekadar sanksi administratif, melainkan wujud nyata kehadiran dan keberpihakan negara terhadap masyarakat yang memiliki hak atas subsidi energi.

“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil. Jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat. Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita,” tegas Rahmat Saleh di Padang, Ahad (13/9/2026).

Legislator PKS asal Sumatera Barat ini memastikan bahwa DPR RI akan terus mengawal regulasi dan kebijakan energi agar penyalurannya tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa praktik kotor penyalahgunaan BBM bersubsidi ini memicu efek domino yang merugikan rakyat secara langsung, mulai dari kelangkaan pasokan, antrean panjang kendaraan di SPBU, hingga meningkatnya beban ekonomi masyarakat sehari-hari.

“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor. Penindakan harus konsisten dan berkelanjutan. Negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” tambahnya.

Guna menjaga integritas distribusi energi, tokoh muda PKS ini menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral. Ia sangat mengapresiasi sanksi berat dari Pertamina—yang mencakup penghentian pasokan hingga ancaman pencabutan izin operasional—sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah dan BUMN tidak menoleransi pelanggaran yang merugikan publik.

Selain peran BUMN, Rahmat juga menyoroti tanggung jawab asosiasi pengusaha dan pemerintah daerah setempat. Ia mendesak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) serta aparat pemda untuk turut memperketat pengawasan di lapangan.

“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama lintas pihak ini. Asosiasi dan pemerintah daerah harus memastikan distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan temuan pelanggaran pada puluhan SPBU di Sumatera Barat, mulai dari penyaluran yang menyalahi ketentuan hingga indikasi praktik penyalahgunaan alokasi subsidi. Penindakan dan kolaborasi pengawasan ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan energi nasional. (AR)

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031, Rahmat Saleh, menggelar agenda konsolidasi bersama jajaran pengurus Gema Keadilan Sumatera Barat di Kota Padang pada Ahad (13/9/2026). Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan membakar semangat para kader muda agar terus bergerak progresif di tengah masyarakat.

Dalam arahannya di hadapan para pengurus, Rahmat Saleh menekankan bahwa Gema Keadilan memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Ia meminta seluruh kader di Sumatera Barat untuk terus merapatkan barisan, proaktif, dan hadir membawa solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi oleh generasi muda di daerah.

"Anak muda tidak boleh hanya diam dan menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Teman-teman Gema Keadilan harus terus bergerak, berinovasi, dan menjadi motor penggerak kebaikan. Pemuda adalah energi utama yang akan menentukan arah masa depan bangsa ini," ujar Rahmat Saleh dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, tokoh muda Sumatera Barat ini menegaskan komitmen penuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mendukung kiprah anak muda. Menurutnya, PKS selalu membuka pintu dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya, berpolitik secara bermartabat, serta berkontribusi langsung bagi kemajuan nusa dan bangsa.

"PKS sangat mendukung dan menaruh kepercayaan besar pada kapasitas anak muda. Di PKS, pemuda bukanlah sekadar objek atau pelengkap penderita, melainkan subjek dan pelaku utama sejarah. Kita senantiasa memberikan panggung dan dukungan penuh bagi anak muda untuk berani tampil, berkarya, dan mengambil peran kepemimpinan," tegas Rahmat.

Konsolidasi yang berlangsung interaktif ini disambut antusias oleh barisan pengurus Gema Keadilan Sumbar. Melalui arahan dan motivasi yang diberikan, struktur Gema Keadilan di Sumatera Barat diharapkan semakin solid, ekspansif, dan siap menjadi garda terdepan dalam menghimpun potensi kaum milenial dan Gen Z, selaras dengan visi besar PKS untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (AR)

05 Mei 2026

Kunjungi SMAN 3 Painan, Rahmat Saleh: Peran Guru dan Pembentukan Karakter Tak Tergantikan AI

Kunjungi SMAN 3 Painan, Rahmat Saleh: Peran Guru dan Pembentukan Karakter Tak Tergantikan AI


PESISIR SELATAN, SUMBAR.PKS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menegaskan bahwa secanggih apa pun teknologi Kecerdasan Buatan (AI) berkembang, peran guru akan tetap menjadi fondasi utama dalam dunia pendidikan. Hal tersebut ia sampaikan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMA N 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (4/5/2026) pagi.

Menurut legislator asal Sumatera Barat ini, meskipun AI berpotensi menggeser berbagai profesi di masa depan, terdapat aspek manusiawi mendasar yang tidak akan pernah bisa didelegasikan kepada mesin: yaitu pembentukan moral dan etika.

“Ada aspek yang tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu nilai moral dan etika. Peran guru dalam membentuk karakter, membangun integritas, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan tetap menjadi ruh utama dalam pendidikan,” ujar Rahmat Saleh di hadapan ratusan siswa dan guru.

Rahmat menekankan bahwa tantangan generasi Z dan Alpha saat ini jauh lebih kompleks. Selain dituntut memiliki kecerdasan intelektual, ia mendorong para siswa untuk mengasah kecerdasan emosional (EQ) dan jiwa kepemimpinan (leadership) sebagai bekal utama.

“Emosional dan leadership adalah kekuatan manusia yang autentik. Inilah yang akan membentuk siswa menjadi pemimpin masa depan dan mampu menduduki posisi strategis dalam memimpin bangsa,” tegas Wasekjen DPP PKS tersebut.

Ia menambahkan, menyongsong visi Indonesia Emas 2045, kapasitas berpikir yang kuat, adaptif, dan inovatif menjadi syarat mutlak bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman.

Dalam kunjungan tersebut, Rahmat Saleh juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan SMA N 3 Painan. Diketahui, sebanyak 58% dari total siswa yang eligible berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa kualitas intelektual anak-anak kita mampu bersaing di tingkat nasional. Ini adalah buah manis dari kerja keras siswa, dedikasi para guru, serta lingkungan pendidikan yang kondusif,” puji Rahmat.

Menutup amanatnya, Rahmat berharap capaian tersebut menjadi momentum bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia berpesan agar pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik semata, tetapi juga pada pengokohan karakter yang berintegritas. (TI)

04 Mei 2026

Kawal Swasembada Pangan, Aleg DPR RI Rahmat Saleh Targetkan Perluasan Lahan Jagung Sumbar Capai 4.000 Hektar di 2026

Kawal Swasembada Pangan, Aleg DPR RI Rahmat Saleh Targetkan Perluasan Lahan Jagung Sumbar Capai 4.000 Hektar di 2026


PESISIR SELATAN, SUMBAR.PKS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Barat. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pesisir Selatan pada Ahad (3/5/2026), Rahmat menetapkan target ambisius untuk meningkatkan luas tanam jagung di Sumbar menjadi 4.000 hektar pada tahun 2026.

Target ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencatatkan luas lahan sebesar 3.000 hektar. Menurut Rahmat, peningkatan ini adalah langkah konkret untuk menjadikan Sumatera Barat sebagai lumbung pangan yang mandiri sekaligus menyokong kedaulatan pangan nasional.

Dalam tinjauan langsungnya di sektor penanaman jagung di Ranah Pesisir, Wasekjen DPP PKS tersebut menyebut Kabupaten Pesisir Selatan sebagai aktor kunci. Pada tahun 2025, daerah ini menyumbang sekitar 800 hektar lahan jagung bagi provinsi.

“Sepanjang mata memandang, potensi lahan di Pesisir Selatan luar biasa. Masih banyak lahan produktif yang bisa kita optimalkan untuk mendukung target tahun depan. Kita ingin potensi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani kita,” ujar Rahmat di sela-sela peninjauannya.

Legislator PKS ini menegaskan bahwa kenaikan target tersebut harus dibarengi dengan dukungan sarana produksi yang mumpuni. Rahmat memastikan pihaknya akan terus mendorong bantuan benih unggul dan pendampingan teknis agar produktivitas lahan tidak hanya luas secara kuantitas, tetapi juga berkualitas secara hasil.

“Bantuan bibit sudah kita dorong. Namun yang lebih krusial adalah memastikan penanaman ini terjadi secara berkelanjutan dan dikelola dengan manajemen yang baik melalui koordinasi erat bersama pemerintah daerah,” tambahnya.

Langkah Rahmat Saleh ini juga merupakan bentuk dukungan nyata dari kader PKS di parlemen terhadap visi besar Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani menjadi kunci utama agar Sumatera Barat bisa swasembada.

“Ini adalah bagian dari jihad pangan kita. Semua elemen harus berjalan beriringan, tidak bisa sendiri-sendiri. Jika sinergi ini kuat, insya Allah target 4.000 hektar bukan hanya angka, tapi kesejahteraan nyata bagi petani di Sumatera Barat,” tutup Rahmat optimis. (TI)

01 Mei 2026

Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Aleg PKS Rahmat Saleh Ajak Ibu-ibu Padang Optimalkan Kelompok Wanita Tani

Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Aleg PKS Rahmat Saleh Ajak Ibu-ibu Padang Optimalkan Kelompok Wanita Tani


PADANG, SUMBAR.PKS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pangan di Sumatera Barat. Kali ini, ia menekankan pentingnya peran aktif kaum perempuan sebagai pilar ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.

Hal tersebut disampaikan Rahmat Saleh saat bersilaturahmi dengan kelompok Majelis Taklim Alai Parak Kopi, Kota Padang, pada Jumat (1/5/2026). Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi pembentukan dan penguatan Kelompok Wanita Tani (KWT) bagi warga setempat.

Rahmat mengaku terkesan dengan antusiasme para ibu di Alai Parak Kopi. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan masyarakat merupakan energi tambahan bagi dirinya di Komisi IV DPR RI untuk terus memperjuangkan program yang berdampak langsung ke akar rumput.

“Bertemu ibu-ibu hari ini, wajahnya sangat cerah dan penuh semangat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah,” ungkap Rahmat Saleh disambut hangat oleh jamaah yang hadir.

Dalam pemaparannya, Rahmat menjelaskan bahwa KWT memiliki peran strategis sebagai ujung tombak kedaulatan pangan. Melalui wadah produktif ini, para ibu bisa memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan pokok hingga mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi.

“Jika ada Kelompok Wanita Tani atau kelompok nelayan yang aktif, insyaallah akan kita support. Banyak program pemberdayaan yang bisa dijalankan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Legislator yang dikenal vokal memperjuangkan nasib petani ini juga memaparkan sejumlah keberhasilan program yang telah berjalan di Sumatera Barat. Di antaranya adalah distribusi bibit jagung yang menjangkau 700 hektare lahan di Kabupaten Agam dan 1.300 hektare di kawasan pesisir.

Dukungan tersebut, lanjut Rahmat, mencakup bantuan bibit unggul, penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), hingga pendampingan teknis. Semua ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan ekonomi masyarakat pasca-pandemi serta menghadapi tantangan ekonomi global.

“Ini adalah bukti kinerja nyata kita untuk pemulihan Sumatera Barat. Kita ingin masyarakat bangkit, terutama melalui sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama daerah kita,” tegas tokoh muda Sumbar ini.

Mengakhiri arahannya, Wasekjen DPP PKS tersebut memastikan akan terus mengawal dan memastikan program-program strategis di bidang pangan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat, khususnya kelompok perempuan dan keluarga di seluruh pelosok Sumatera Barat. (TI)

09 Februari 2026

HPN 2026: Anggota DPR RI Rahmat Saleh Sebut Pers Adalah Penjaga Kedaulatan Pangan

HPN 2026: Anggota DPR RI Rahmat Saleh Sebut Pers Adalah Penjaga Kedaulatan Pangan


SUMBAR.PKS.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, memberikan apresiasi khusus terhadap peran strategis media massa dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada Senin (9/02/2026).

Menurut Rahmat, pers memiliki tanggung jawab moral yang besar sebagai jembatan informasi. Media bertugas menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kenyataan yang dialami oleh para petani dan nelayan di lapangan.

Ia menekankan bahwa pengawasan media sangat krusial agar kebijakan sektor pertanian tidak kehilangan arah. Tanpa pengawasan, distribusi subsidi pupuk hingga bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berisiko tidak tepat sasaran.

Rahmat juga menilai pers sebagai pilar pengawasan yang memastikan suara petani di pelosok terdengar hingga ke pusat. Banyak masalah seperti harga gabah yang anjlok atau kendala irigasi baru ditangani serius setelah diberitakan secara luas.

"Laporan jurnalistik yang mendalam sangat membantu kinerja DPR. Sering kali, data di atas kertas berbeda jauh dengan fakta yang terjadi di sawah maupun pasar," ujar Wasekjen DPP PKS tersebut.

Menghadapi tantangan masa depan, ia berharap pers terus mengedukasi publik mengenai isu krisis iklim dan alih fungsi lahan. Selain itu, regenerasi petani menjadi poin penting mengingat usia petani Indonesia yang semakin menua.

Rahmat juga mengajak pers untuk tetap objektif dalam mengawal transparansi data stok pangan. Hal ini penting untuk mencegah adanya simpang siur informasi yang sering dimanfaatkan spekulan untuk mempermainkan harga.

Terakhir, Anggotar Fraksi PKS DPR RI Dapil Sumbar 1 tersebut memberikan apresiasi kepada jurnalis yang tetap konsisten meliput sektor pangan meski kurang "seksi" secara komersial. Baginya, pers yang sehat adalah kunci lahirnya kebijakan nasional yang sehat dan adil. (TI)

01 Februari 2026

Kawal Indonesia Emas 2045, Wasekjen DPP PKS Rahmat Saleh Dorong Garuda Keadilan Sumbar Jadi Solusi Bangsa

Kawal Indonesia Emas 2045, Wasekjen DPP PKS Rahmat Saleh Dorong Garuda Keadilan Sumbar Jadi Solusi Bangsa


SUMBAR.PKS.ID, PADANG - Anggota DPR RI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS, Rahmat Saleh, menegaskan bahwa Garuda Keadilan (GK) memiliki posisi krusial dalam menyiapkan generasi muda yang matang secara karakter dan ideologi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut ditegaskan Rahmat Saleh saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) GK Sumatera Barat yang digelar pada Sabtu (31/1/2026) di Kota Padang. Agenda ini menandai regenerasi kepemimpinan dengan menetapkan Ahmad Fathan sebagai Ketua GK Sumbar periode 2026–2030, serta pengukuhan 12 Ketua GK tingkat Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, tokoh nasional asal Sumatera Barat ini mengingatkan bahwa Muswil tidak boleh terjebak dalam rutinitas seremonial semata. Baginya, forum ini adalah ruang konsolidasi vital untuk memastikan regenerasi kepartaian berjalan di jalur yang benar.

“Indonesia Emas 2045 itu bukan sekadar slogan. Ia membutuhkan generasi muda yang matang secara karakter, kuat secara ideologi, dan hadir nyata di tengah masyarakat. Regenerasi itu tidak bisa dibiarkan berjalan tanpa arah; ia harus dipersiapkan, dipandu, dan difasilitasi melalui ruang organisasi yang sehat seperti Garuda Keadilan,” tegas Rahmat Saleh.

Rahmat Saleh juga menyoroti pentingnya kader muda PKS untuk menjadi jembatan sosial. Ia memuji keterlibatan aktif kader GK dalam agenda kebencanaan, gotong royong, dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk kaderisasi yang paling relevan dengan kebutuhan umat saat ini.

"Anak-anak muda PKS harus hadir, bekerja, dan memberi solusi. Itulah wajah kader yang dibutuhkan Indonesia. GK harus menjadi rumah bagi mereka yang tidak berjarak dengan persoalan rakyat," tambahnya.

Dukungan Rahmat Saleh terhadap GK Sumbar tidak hanya terlihat dari arahan strategisnya, tetapi juga dukungan konkret yang memastikan terselenggaranya Muswil dengan sukses. Hal ini diakui oleh Ketua GK Sumbar terpilih, Ahmad Fathan.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bang Rahmat Saleh atas perhatian dan dukungannya. Bagi kami, dukungan ini adalah amanah untuk menjawab tantangan zaman dengan kerja nyata melalui kerangka K2P2," ujar Fathan.

Acara ini juga dihadiri oleh deretan pimpinan PKS lainnya, termasuk Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi, Presiden GK Dhia Ul Haq Al A’zamie, serta anggota DPRD Sumbar, Irsyad Syafar, Syofian Hendri, dan Rafdinal. Kehadiran para tokoh ini, dipimpin oleh arahan kuat dari Rahmat Saleh, menunjukkan komitmen besar PKS dalam membangun pilar kepemudaan yang solid di Sumatera Barat. (TI)

22 Januari 2026

Anggota DPR RI Rahmat Saleh Turun ke Batu Busuak, Cari Solusi Cetak Sawah Baru untuk Petani Terdampak Bencana

Anggota DPR RI Rahmat Saleh Turun ke Batu Busuak, Cari Solusi Cetak Sawah Baru untuk Petani Terdampak Bencana


SUMBAR.PKS.ID, PADANG — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, turun langsung ke Batu Busuak, Kota Padang, untuk meninjau kondisi lahan pertanian masyarakat yang rusak parah akibat bencana dan kini berubah menjadi aliran sungai.

Tak ingin hanya menunggu laporan di balik meja rapat, Wasekjen DPP PKS tersebut memilih bertemu langsung dengan warga, menyusuri lahan-lahan yang terdampak, sekaligus mencari potensi lokasi baru yang bisa dikembangkan sebagai sawah pengganti.

“Kami tidak mau hanya menunggu data di ruang rapat. Hari ini kami datang, melihat sendiri, dan mendengar langsung dari masyarakat. Lahan mereka hilang, mata pencaharian terancam, dan ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama,” ujar Rahmat di sela kunjungan lapangan, Jumat (16/01/2026)

Menurutnya, sektor pertanian adalah denyut kehidupan masyarakat Sumatera Barat. Ketika lahan rusak, bukan hanya ekonomi yang terdampak, tetapi juga ketahanan pangan keluarga.

Karena itu, Komisi IV DPR RI berkomitmen untuk mendorong program cetak sawah baru sebagai solusi jangka menengah dan panjang bagi warga terdampak.

“Kami di Komisi IV siap mengawal agar masyarakat mendapatkan lahan pengganti dan tentu ini butuh kerja bersama, dukungan kementerian, pemerintah daerah, dan peran aktif masyarakat,” tegasnya.

Rahmat menegaskan, pemulihan pasca bencana tidak boleh hanya berhenti pada bantuan darurat. Yang lebih penting adalah memastikan kehidupan masyarakat bisa kembali berjalan.

“Hidup harus terus berlanjut. Dan kehidupan itu harus kita perjuangkan bersama,” tutupnya. (TI)

02 Desember 2025

Bukti Kayu Gelondongan Penuhi Pantai Padang, Rahmat Saleh PKS Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan Pembalakan Liar

Bukti Kayu Gelondongan Penuhi Pantai Padang, Rahmat Saleh PKS Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan Pembalakan Liar


SUMBAR.PKS.ID, PADANG, 
– Bencana banjir besar yang melanda sebagian wilayah Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu terakhir memunculkan dugaan kuat adanya praktik pembalakan liar atau illegal logging. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya tumpukan kayu gelondongan dalam jumlah besar yang membanjiri sepanjang garis pantai di Kota Padang sejak beberapa hari lalu.

Kayu-kayu dengan beragam ukuran tersebut terhampar di bibir pantai, menjadi bukti visual betapa dahsyatnya arus banjir dan galodo yang menghantam kawasan hulu dan membawa material hutan hingga ke laut.

Bencana banjir bandang yang terjadi sejak pekan lalu telah menimbulkan kerusakan masif di sejumlah daerah, termasuk longsor, galodo, rumah hanyut, hingga jembatan ambruk. Tragisnya, puluhan warga dilaporkan meninggal dunia. Hingga Jumat (28/11/2025), Tim SAR Gabungan masih berjibaku melakukan pencarian dan evakuasi korban di Kabupaten Agam dan Kota Padang Panjang.

Menanggapi fakta lapangan yang mengkhawatirkan tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rahmat Saleh, mendesak keras aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

Rahmat Saleh, yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I dan duduk di Komisi IV DPR RI (bidang Pertanian, Kehutanan, dan Kelautan), menuntut Polda Sumbar untuk mengusut tuntas dan menindak tegas dugaan pembalakan liar yang dinilai menjadi pemicu utama kerusakan parah di kawasan hulu.

"Ini fakta di lapangan, bukti tidak terbantahkan. Kayu-kayu hanyut yang terbawa banjir diduga kuat berasal dari aktivitas pembalakan liar yang merusak hutan kita," tegas Rahmat Saleh pada Senin (1/12) di sela kegiatan DPW PKS Sumbar menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Ia secara spesifik meminta Polda Sumbar, Kejaksaan Tinggi Sumbar, dan instansi terkait lainnya agar tidak tinggal diam. Penegakan hukum yang tegas dinilai mutlak diperlukan agar bencana serupa dengan dampak yang semakin parah tidak terus berulang.

"Polda Sumbar, Kejaksaan, dan instansi lainnya harus tegas. Tangkap orang-orang yang melakukan pembalakan liar itu. Jangan diam saja. Rakyat membutuhkan tindakan nyata!" serunya.

Rahmat Saleh menegaskan bahwa dirinya, sebagai perwakilan rakyat di pusat, siap mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang berani dan transparan.

"Silakan tangkap kalau memang terbukti. Kami dukung sepenuhnya proses hukum ini demi kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak banjir dan terus menelusuri sumber asal-usul kayu gelondongan yang terdampar di pesisir Sumbar. (TI)

29 November 2025

Darurat Tiga Provinsi! Rahmat Saleh Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional: Sumbar Paling Kritis!

Darurat Tiga Provinsi! Rahmat Saleh Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional: Sumbar Paling Kritis!


SUMBAR.PKS.ID, PADANG
– Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, mendesak Pemerintah Pusat segera menetapkan status Bencana Nasional menyusul rentetan bencana hidrometeorologi ekstrem yang melanda tiga provinsi: Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Rahmat menilai, situasi yang terjadi beberapa hari terakhir telah melampaui batas bencana biasa dan membutuhkan penanganan yang jauh lebih terpadu, cepat, dan dengan mobilisasi sumber daya yang masif.

Banjir bandang, tanah longsor, hingga galodo yang menerjang secara simultan di tiga provinsi menunjukkan skala darurat yang luas. Namun, Rahmat menyoroti bahwa Sumatera Barat (Sumbar) berada dalam kondisi paling kritis karena hampir seluruh daerahnya terdampak.

“Kita melihat banyak daerah terdampak secara bersamaan. Intensitas hujan ekstrem dan kondisi geografis wilayah membuat dampaknya sangat besar. Kondisi ini membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat,” ujar Rahmat di Padang, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, topografi Sumbar yang didominasi perbukitan dan lembah membuat penanganan bencana di lapangan menjadi sangat menantang. Banjir merendam permukiman, longsor memutus akses jalan utama, dan luapan sungai menyebabkan kerusakan parah.

Menghadapi medan sulit dan bertambahnya jumlah pengungsi, Rahmat menegaskan bahwa penetapan status Bencana Nasional adalah langkah strategis yang harus diambil.

“Yang terpenting sekarang adalah memastikan bantuan cepat sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah sudah bekerja keras, namun kapasitas mereka tentu ada batasnya,” tegas Wasekjen DPP PKS tersebut.

Penetapan status ini akan mempercepat koordinasi antarlembaga (pusat dan daerah) serta memudahkan mobilisasi bantuan, mulai dari logistik, personel penyelamat, hingga alat berat yang sangat dibutuhkan untuk membuka akses dan evakuasi.

Kebutuhan dasar para korban, seperti ketersediaan air bersih, layanan kesehatan, makanan, dan tempat penampungan sementara, terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pengungsi. Penetapan status nasional akan memastikan sumber daya ini terpenuhi secara cepat dan merata.

Rahmat Saleh mengaku telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait di pusat dan berharap Pemerintah Pusat dapat segera mempertimbangkan langkah strategis ini demi mempercepat penanganan dan meminimalisir dampak bencana bagi masyarakat. (TI)

21 November 2025

Rahmat Saleh Tegas Kawal Subsidi Pangan: Pastikan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Sampai ke Tangan Rakyat

Rahmat Saleh Tegas Kawal Subsidi Pangan: Pastikan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Sampai ke Tangan Rakyat


Jakarta, sumbar.pks.id – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menegaskan komitmennya untuk mengawasi secara ketat penyaluran subsidi pangan bagi masyarakat kurang mampu. Ia memperingatkan agar tidak ada penyelewengan dalam distribusi bantuan yang sangat dibutuhkan rakyat di tengah tekanan ekonomi saat ini.

Hal tersebut disampaikan Rahmat Saleh dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11).

Legislator asal Sumatera Barat ini menjelaskan bahwa Komisi IV tengah melakukan monitoring intensif terhadap proses distribusi bantuan pangan yang dilakukan oleh Bulog. Fokus utamanya adalah memastikan bantuan mendarat tepat sasaran kepada warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Hari ini kita di Komisi IV sedang mengawal pembagian subsidi beras dari Bulog kepada masyarakat Indonesia, terutama yang berada di DTSEN, data kurang mampu," ujar Rahmat.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menyampaikan informasi penting terkait peningkatan jumlah dan jenis bantuan. Pemerintah tidak hanya menyalurkan beras, tetapi juga menambahkan komoditas minyak goreng.

Rahmat merinci, untuk periode Oktober dan November, bantuan akan diakumulasikan sehingga manfaat yang diterima masyarakat menjadi lebih besar.

"Selain beras 10 kg per bulan periode Oktober, juga dapat masing-masingnya 2 kg minyak goreng. Jadi diakumulasi dua bulan, pada periode ini akan dibagikan 20 kg beras beserta 4 liter minyak goreng untuk jatah Oktober–November," jelasnya.

Sebagai wakil rakyat, Rahmat menekankan bahwa transparansi adalah harga mati. Ia berharap mekanisme distribusi berjalan lancar tanpa ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba mengambil keuntungan.

"Tentu kita berharap jangan sampai ada pihak yang bermain," tegas Wasekjen DPP PKS tersebut.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa penyaluran bantuan ini mencakup seluruh wilayah Indonesia dengan jangkauan yang lebih luas dibanding periode sebelumnya. Pengawalan ketat dari Fraksi PKS diharapkan dapat menjamin hak-hak masyarakat miskin terpenuhi secara utuh. (TI)

PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done