PKS Sumbar: Muhidi
Tampilkan postingan dengan label Muhidi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhidi. Tampilkan semua postingan

08 Oktober 2026

KETUA DPRD SUMBAR MUHIDI SEMANGATI GURU PPPK WUJUDKAN GENERASI EMAS 2045

KETUA DPRD SUMBAR MUHIDI SEMANGATI GURU PPPK WUJUDKAN GENERASI EMAS 2045

 

PADANG, sumbar.pks.id. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Muhidi, M.M. memberikan arahan pada Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru PPPK Provinsi Sumatera Barat. Acara edukasi ini berlangsung pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Muhidi menegaskan guru memiliki tanggung jawab besar. Guru bertugas membentuk cara berpikir dan karakter peserta didik. Pendidik memegang peran strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Pendidik bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi agen perubahan. Kita harus mampu mengubah pola pikir peserta didik dan membangun adab mereka. Guru hari ini sedang menyiapkan generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada 2045," tegas Muhidi selaku anggota dewan dari Fraksi PKS.

Tantangan dunia pendidikan semakin besar seiring perubahan global yang cepat. Bonus demografi Indonesia wajib dipersiapkan sejak sekarang agar menjadi kekuatan pembangunan. Generasi penerus harus memiliki kekuatan iman, akhlak mulia, dan wawasan pengetahuan yang luas.

Keberhasilan pendidikan membutuhkan sinergi kuat antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan lingkungan masyarakat. Anda bisa turut mendukung peran guru dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing di Sumatera Barat. AR

06 Oktober 2026

KETUA DPRD SUMBAR MUHIDI HADIRI PEMBUKAAN PORPROV XVI 2026

KETUA DPRD SUMBAR MUHIDI HADIRI PEMBUKAAN PORPROV XVI 2026

 

PADANG, sumbar.pks.id. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS Drs. H. Muhidi, M.M. menghadiri upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi XVI Sumatera Barat Tahun 2026. Acara pembukaan ini berlangsung di Halaman Istana Gubernur Sumatera Barat pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Ajang olahraga terbesar di Ranah Minang ini menjadi wadah unjuk bakat dan pembuktian prestasi bagi atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Muhidi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang bertanding.



"Kita berpesan agar seluruh kontingen selalu menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas di lapangan. Mari kita jadikan ajang Porprov XVI ini sebagai batu loncatan. Kita berharap kejuaraan ini melahirkan bibit atlet unggul yang siap mengharumkan nama Sumatera Barat di kancah nasional maupun internasional," ucap Muhidi.

Selamat bertanding kepada seluruh patriot olahraga Ranah Minang. Tunjukkan kemampuan terbaik dan raih prestasi puncak untuk mengharumkan nama daerah. AR

19 September 2026

Muhidi Ingatkan Guru PPPK Sumbar: Tak Cukup Hanya Mengajar, Guru Harus Adaptif dan Kuasai Teknologi

Muhidi Ingatkan Guru PPPK Sumbar: Tak Cukup Hanya Mengajar, Guru Harus Adaptif dan Kuasai Teknologi


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., memberikan pesan penting kepada para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia meminta para pendidik untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas mengajar di ruang kelas, m
elainkan harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman, menguasai teknologi, serta mengambil peran aktif dalam membentuk karakter generasi muda.

Pesan strategis ini disampaikan Muhidi saat mendaulat menjadi narasumber dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru PPPK Jenjang SMA, SMK, dan SLB Tahun 2026, pada Rabu (16/9/2026).

Di hadapan para pendidik, tokoh senior PKS ini menegaskan bahwa kehadiran guru PPPK merupakan suntikan "energi baru" bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat. Namun, ia menekankan bahwa energi tersebut harus dimanifestasikan melalui peningkatan kualitas pengajaran, kreativitas, profesionalisme, dan komitmen tinggi dalam mendidik.

"Perubahan status kepegawaian menjadi guru PPPK harus dimaknai lebih dari sekadar urusan administratif. Di balik status baru ini, melekat tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tantangan masa depan," ujar Muhidi memberikan motivasi.

Lebih lanjut, Muhidi menyoroti derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang telah merombak lanskap pendidikan. Menurutnya, peserta didik saat ini hidup di era digital, sehingga pola dan metode pembelajaran yang kaku harus segera ditinggalkan.

Ia mendorong para guru untuk terus berinovasi dan menemukan pendekatan pembelajaran yang adaptif, agar proses belajar mengajar tidak terasa monoton. Pemanfaatan teknologi secara bijak dinilai sebagai kunci untuk memperkuat dan mempermudah transfer ilmu pengetahuan.

Namun, di tengah dorongan untuk melek teknologi, Muhidi memberikan catatan kritis. Ia mengingatkan agar kemajuan teknologi digital tidak sampai menggerus "ruh" sejati dari pendidikan itu sendiri.

"Sekolah itu bukan pabrik yang sekadar mencetak siswa agar pintar menjawab soal ujian. Sekolah adalah taman persemaian untuk membentuk manusia yang memiliki karakter mulia dan budi pekerti," tegasnya.

Bagi PKS yang selalu menempatkan pendidikan akhlak sebagai fondasi kemajuan bangsa, pandangan ini sangat krusial. Muhidi menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak boleh hanya diukur dari angka-angka pada rapor akademik atau keterampilan teknis (kejuruan) semata.

"Peserta didik kita harus memiliki integritas, tanggung jawab, keterampilan soft skill, dan fondasi karakter tauhid yang kuat. Di sinilah peran guru sebagai pembimbing dan teladan tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi secanggih apa pun," tambahnya.

Sebagai pimpinan di legislatif, Muhidi memastikan komitmen penuh DPRD Provinsi Sumatera Barat—khususnya Fraksi PKS—untuk terus mengawal upaya peningkatan kompetensi, perlindungan profesi, serta kesejahteraan para tenaga pendidik di daerah tersebut.

Mengakhiri arahannya, ia berharap kegiatan Bimtek ini tidak berhenti hanya sebagai seremonial belaka. "Harapan kita, para guru PPPK bisa pulang membawa insight dan metode baru yang bisa langsung dipraktikkan di sekolah masing-masing. Jadilah garda terdepan dalam melahirkan generasi Sumatera Barat yang cerdas, berkarakter, adaptif, dan siap bersaing di kancah global," tutup Muhidi. (AR) 

Muhidi Bicara Aksi di DPRD Sumbar: Pintu Gedung Rakyat Selalu Terbuka, Utamakan Ketertiban!

Muhidi Bicara Aksi di DPRD Sumbar: Pintu Gedung Rakyat Selalu Terbuka, Utamakan Ketertiban!

 


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., menegaskan komitmen lembaganya untuk selalu memberikan ruang yang luas bagi masyarakat dan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat tersebut dilakukan dengan tertib, aman, dan tidak mengganggu kepentingan umum.

Pesan ini ditekankan Muhidi saat menerima kunjungan silaturahmi Direktur Intelkam Polda Sumbar, Kombes Pol Riki Kurniawan, di ruang kerja Ketua DPRD Sumbar, pada Kamis (17/9/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan kepolisian dalam merespons dinamika aksi penyampaian aspirasi di wilayah Sumatera Barat.

"DPRD Sumbar pada prinsipnya tidak pernah menutup pintu bagi masyarakat maupun mahasiswa dari kelompok mana pun yang hendak menyampaikan aspirasi," tegas Muhidi. Ia menekankan bahwa kebebasan berpendapat di muka umum adalah esensi demokrasi yang harus dihormati dan difasilitasi dengan baik oleh negara.

Meskipun demikian, Muhidi menyoroti pentingnya tanggung jawab yang mengiringi kebebasan tersebut. Ia berharap setiap aksi unjuk rasa di lingkungan DPRD Sumbar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan, menghambat aktivitas masyarakat sekitar, atau melumpuhkan kinerja kelembagaan dewan.

"Kita selalu terbuka dan menerima masyarakat maupun mahasiswa dari kalangan mana pun. Hanya saja, terkadang ada keterbatasan waktu untuk memenuhi keinginan bertemu langsung dengan seluruh masyarakat atau mahasiswa yang datang,” jelas tokoh senior PKS ini.

Menanggapi isu mengenai adanya potensi massa bayaran atau "titipan" dalam aksi demonstrasi, Muhidi memilih untuk bersikap bijak dan tidak terburu-buru menghakimi. "Kita tidak bisa mengatakan atau menuduh massa tersebut adalah massa titipan. Tetapi tentu bisa dilihat dari cara dan pola mereka menyampaikan orasi," ujarnya diplomatis.

Untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan ketertiban umum, Muhidi mendorong penguatan koordinasi antara DPRD Sumbar dan Polda Sumbar. Pemetaan rencana aksi dan pertukaran informasi dinilai sangat krusial agar kegiatan penyampaian pendapat dapat dikawal dan difasilitasi dengan aman.

"Yang penting bagaimana setiap aksi bisa berjalan aman, tertib dan kondusif. Aspirasi masyarakat tetap kita terima dan kita hormati," tekan Muhidi.

Sinergi yang solid antara lembaga legislatif dan aparat kepolisian, menurut Muhidi, adalah kunci untuk memastikan suara masyarakat tersalurkan secara optimal, sekaligus menjamin keamanan fasilitas publik dan kenyamanan masyarakat luas di sekitar gedung dewan. (AR)

16 September 2026

Muhidi Ajak Pelaku UMKM Sumbar Naik Kelas: Terus Belajar, Jaga Integritas, dan Perluas Jaringan

Muhidi Ajak Pelaku UMKM Sumbar Naik Kelas: Terus Belajar, Jaga Integritas, dan Perluas Jaringan

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., menegaskan bahwa menjalankan usaha bukanlah sekadar mencari keuntungan material semata, melainkan sebuah proses yang menuntut kemauan kuat untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga integritas (nama baik).

Pesan inspiratif tersebut disampaikan Muhidi saat memberikan materi motivasi dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha yang diselenggarakan di Padang, pada Selasa (15/9/2026).

Di hadapan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Muhidi menekankan bahwa modal finansial hanyalah satu aspek dalam berbisnis. Faktor penentu keberlanjutan usaha yang jauh lebih krusial adalah kemampuan intelektual, kecakapan sosial (soft skill), dan luasnya relasi (silaturahmi).

Ia mengajak para pelaku usaha untuk tidak berpuas diri dan selalu haus akan ilmu pengetahuan, salah satunya dengan membiasakan budaya membaca serta aktif mengikuti pelatihan.

"Kalau ingin sukses, kita harus mau belajar dan banyak membaca. Dengan ilmu, kita akan lebih tajam melihat berbagai kemungkinan dan peluang usaha yang ada di sekitar kita," ujar Muhidi memberikan dorongan semangat.

Menurut tokoh PKS ini, Sumatera Barat sejatinya tidak pernah kekurangan potensi. Produk-produk kearifan lokal seperti rendang, kain tenun, kerajinan tangan, hingga kekayaan kuliner khas daerah memiliki karakter kuat dan nilai jual tinggi. Namun, untuk bisa merambah pasar yang lebih luas, pelaku UMKM dituntut untuk terus meningkatkan kualitas produk (quality control) dan segera melek literasi digital untuk keperluan pemasaran masa kini.

Selain hard skill (kemampuan teknis), Muhidi juga menyoroti urgensi soft skill, seperti seni berkomunikasi, manajemen waktu, dan keahlian memecahkan masalah.

“Skill teknis dan soft skill itu sama-sama penting. Keduanya ibarat dua sayap yang membuat usaha kita bisa terbang. Kemampuan itu harus terus kita asah melalui pendidikan, pelatihan, dan tentu saja tempaan pengalaman di lapangan,” tegasnya.

Silaturahmi Membuka Pintu Rezeki

Dalam pandangan Muhidi, keterbatasan modal bukanlah jalan buntu bagi seseorang yang ingin merintis usaha. Ia meyakini bahwa kunci utama membuka pintu permodalan dan peluang pasar adalah melalui silaturahmi.

"Perbanyak silaturahmi dan bangun jaringan (networking). Hubungan baik dengan banyak orang dapat membuka ragam kesempatan, baik informasi, kerja sama, maupun akses permodalan," tutur Muhidi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di dunia bisnis, aset paling berharga yang dimiliki oleh seorang pengusaha adalah reputasi (kepercayaan). Reputasi ini dibangun secara perlahan dan konsisten melalui sikap jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

“Kalau orang melihat karakter kita secara positif, jujur dan amanah, insyaallah akan banyak hal baik dan rezeki yang mengikuti. Menjaga reputasi itu mahal harganya, karena itu harus dimulai dari pembentukan karakter diri kita sendiri,” pesannya mendalam.

Sebagai pimpinan di legislatif, Muhidi memastikan bahwa DPRD Sumbar bersama Pemerintah Daerah memiliki komitmen kuat untuk terus menciptakan ruang ekosistem yang mendukung tumbuh kembangnya UMKM. Hal ini, menurutnya, telah diperkuat melalui payung hukum Perda Sumbar Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM.

Menutup materinya, Muhidi mengajak para peserta untuk senantiasa melibatkan aspek spiritual dengan mensyukuri setiap capaian dari proses berbisnis.

“Dapat sedikit kita syukuri. Dapat banyak, alhamdulillah. Dengan bersyukur, kita belajar menghargai setiap proses dan nikmat yang Allah berikan,” pungkasnya. (AR)

15 September 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan Benih Ikan Nila untuk Kelompok Pembudidaya di Bungus

Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan Benih Ikan Nila untuk Kelompok Pembudidaya di Bungus

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberdayakan perekonomian masyarakat. Pada Sabtu (12/9/2026), beliau secara langsung menyerahkan bantuan benih dan pakan ikan nila kepada sejumlah kelompok pembudidaya ikan di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Bungus ini merupakan realisasi dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar yang disinergikan dengan program dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat.

Muhidi menjelaskan bahwa sektor perikanan darat dan budidaya air tawar merupakan ujung tombak penting bagi ketahanan pangan sekaligus tumpuan ekonomi bagi sebagian besar warga di wilayah pesisir seperti Bungus Teluk Kabung. Oleh karena itu, bantuan ini didesain khusus untuk meringankan beban ongkos produksi yang kerap menjadi kendala utama bagi para peternak skala mikro.

"Bantuan benih unggul dan pakan ini adalah wujud kehadiran pemerintah dan lembaga legislatif untuk menjawab persoalan di lapangan. Harapan kami, melalui bantuan sarana produksi ini, produktivitas budidaya ikan di Bungus bisa melonjak dan pada akhirnya mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para pembudidaya beserta keluarganya," ujar tokoh PKS tersebut.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tatap muka yang akrab tersebut, legislator asal daerah pemilihan Kota Padang ini memberikan motivasi langsung kepada para kelompok penerima manfaat. Ia menekankan bahwa bantuan fisik saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan etos kerja dan soliditas yang kuat di antara anggota kelompok.

Muhidi mendorong seluruh kelompok pembudidaya untuk membangun tata kelola manajemen kelompok yang transparan. "Kelompok yang maju adalah kelompok yang pengurusnya jujur dan anggotanya rukun. Jaga kekompakan, jangan sampai ada selisih paham soal pembagian. Dan yang paling penting, rawatlah bibit ikan ini dengan konsisten agar kelak memberikan hasil panen yang maksimal," pesannya dengan tegas namun bersahabat.

Menutup arahannya, Muhidi memastikan bahwa institusi DPRD Provinsi Sumatera Barat, khususnya Fraksi PKS, akan terus berada di garda terdepan untuk memastikan alokasi APBD benar-benar menyentuh urat nadi perekonomian rakyat kecil di Ranah Minang, selaras dengan semangat mewujudkan Sumatera Barat yang lebih sejahtera dan mandiri secara pangan. (AR)

11 September 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak untuk Generasi Cerdas Berkarakter

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak untuk Generasi Cerdas Berkarakter

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Muhidi, menegaskan bahwa sekolah harus bertransformasi menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pelatihan Konvensi Hak Anak yang bertujuan untuk mewujudkan perlindungan hak anak di Kota Padang, Senin (9/9/2026).

Muhidi menekankan pentingnya ekosistem pendidikan yang membebaskan peserta didik dari rasa takut dan tekanan. Lingkungan sekolah yang ramah anak dinilai sebagai syarat mutlak untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

"Sekolah harus menjadi tempat yang sepenuhnya nyaman tanpa membuat peserta didik merasa takut ataupun tertekan untuk belajar. Anak merupakan investasi masa depan bangsa sehingga perhatian harus diarahkan pada pengembangan potensi mereka menuju target besar Indonesia Emas 2045," tegas Muhidi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Muhidi memastikan bahwa DPRD Sumbar siap memberikan dukungan penuh. Ia menyatakan lembaga legislatif akan mengoptimalkan fungsi regulasi, penganggaran, dan pengawasan demi menjamin perlindungan menyeluruh bagi seluruh anak di daerah tersebut.

Lebih lanjut, legislator PKS ini mengingatkan bahwa pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai moral harus dimulai sejak dini.

"Pendidikan iman, tauhid, dan karakter mulia sangat krusial sebagai landasan berpikir anak. Hal ini harus dibarengi dengan penumbuhan budaya literasi sebagai bekal utama mereka dalam menghadapi tantangan dunia ke depan," tambahnya.

Dorongan Muhidi ini sejalan dengan komitmen PKS yang menempatkan perlindungan anak dan ketahanan keluarga sebagai fondasi dalam membangun masyarakat Sumatera Barat. Sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan dan perlindungan yang layak. (AR)

06 Februari 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Ratusan Anggota Bundo Kanduang Kota Padang

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Ratusan Anggota Bundo Kanduang Kota Padang

S


SUMBAR.PKS.ID, PADANG - Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menyerap aspirasi anggota Bundo Kanduang Kota Padang dalam agenda reses perseorangan di aula rumah dinasnya, Rabu (4/2/2026).

Pertemuan ini menjadi ajang bagi para perempuan adat untuk mengadukan berbagai persoalan, mulai dari pendidikan karakter hingga tantangan sosial di perkotaan.

Ketua Bundo Kanduang Kota Padang, Fauziah Zaini, menekankan pentingnya pengakuan negara terhadap eksistensi mereka sebagai garda terdepan penjaga adat.

"Pengakuan resmi terhadap kepengurusan dari tingkat kelurahan hingga kota sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih dengan organisasi lain," tegas Fauziah.

Selain legalitas, Fauziah juga menyuarakan kebutuhan fasilitas penunjang seperti sekretariat dan bantuan seragam bagi seluruh anggota.

"Kami butuh dukungan pendanaan operasional yang berkelanjutan serta sekretariat yang representatif sebagai pusat koordinasi pembinaan masyarakat," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menegaskan bahwa suara Bundo Kanduang adalah prioritas karena peran mereka yang sangat vital.

"Aspirasi Bundo Kanduang memiliki nilai strategis karena mereka berperan sebagai penjaga adat dan nilai budaya Minangkabau," ujar politisi PKS tersebut di hadapan peserta.

Ia berjanji akan mengawal setiap poin usulan tersebut melalui fungsi penganggaran dan kebijakan di tingkat provinsi.

"DPRD akan menindaklanjuti setiap masukan sesuai kewenangan yang dimiliki. Kami ingin peran Bundo Kanduang tetap kuat di tengah derasnya modernisasi," lanjutnya.

Muhidi juga berpesan agar para Bundo Kanduang terus memperkuat ketahanan keluarga demi menciptakan generasi muda yang tetap berpegang teguh pada nilai adat.

"Bundo Kanduang adalah benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda agar tetap berpegang pada nilai adat dan budaya," tutup Muhidi.

PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done