PADANG, SUMBAR.PKS.ID, Fraksi PKS DPRD Provinsi Sumatera Barat menyetujui Ranperda tentang Perubahan Perda No. 2 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Pendidikan pada Rapat Paripurna, Selasa (8/9/2026). Fraksi PKS menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi Sumatera Barat yang berkarakter dan berdaya saing.
Juru Bicara Fraksi PKS, Syofian Hendri, menekankan bahwa alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen harus berdampak nyata. Ia mengingatkan pemerintah agar anggaran tersebut tidak hanya besar secara nominal, tetapi harus menyelesaikan persoalan mendasar seperti kualitas guru dan sarana prasarana.
Syofian juga menyoroti program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dan Sumbar Hebat. Fraksi PKS meminta agar bantuan ini disalurkan secara adil, termasuk kepada sekolah-sekolah swasta.
"Sekolah swasta memiliki kontribusi besar. Mereka jangan hanya diminta memenuhi kewajiban pelayanan pendidikan, tetapi pada saat yang sama tidak mendapatkan dukungan yang memadai dari pemerintah," ungkap Syofian.
Lebih lanjut, Fraksi PKS mendorong terwujudnya lingkungan sekolah yang aman dari kekerasan, perundungan, dan bencana. Syofian menegaskan pentingnya kurikulum muatan lokal, seperti pendidikan Adat Keminangkabauan dan pendidikan karakter, agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya.
Dalam kesempatan tersebut, Fraksi PKS juga memberikan perhatian khusus pada kondisi kabut asap yang sedang melanda Sumatera Barat.
"Kami mengimbau seluruh sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan. Utamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik dengan menyesuaikan kegiatan belajar mengajar sesuai kondisi kualitas udara saat ini," pungkas Syofian.
