MANGGARAI, SUMBAR.PKS.ID — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, melakukan kunjungan langsung ke daerah Poka, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (5/9/2026). Kehadiran petinggi PKS ini bertujuan untuk meninjau kondisi warga terdampak gempa sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan.
Setibanya di lokasi, Kholid mengaku sangat terkesan dengan mentalitas warga Poka. Meskipun masih diselimuti duka dan tinggal di tenda-tenda darurat, masyarakat setempat menyambut rombongan PKS dengan senyum dan suka cita.
"Sejak tadi malam kami tiba di Gereja Paroki Fransiskus Xaverius Poka, tempat berdirinya tenda-tenda pengungsian. Di luar dugaan, kami malah disambut dengan sangat hangat. Walau raut kesedihan masih ada, mereka menyambut setiap tamu dengan gembira. Itulah kehebatan sejati warga NTT," ungkap Kholid.
Bagi Kholid, ketegaran warga ini adalah sebuah kekuatan besar untuk bangkit dari masa-masa sulit pascabencana. Di tengah trauma dan keterbatasan, keramahan warga NTT tidak luntur sedikit pun.
"Mereka tetap tegar di tengah trauma. Selalu ceria di hadapan kami," tambahnya penuh kekaguman.
Kholid menceritakan bahwa sebelum tiba, ia secara khusus telah berpesan agar warga tidak perlu repot-repot menyiapkan acara penyambutan resmi. Kunjungannya murni merupakan aksi solidaritas untuk melihat langsung keadaan masyarakat dan memastikan distribusi bantuan.
"Kami sudah meminta agar tidak disambut dengan acara macam-macam. Kami hanya ingin datang, melihat kondisi, dan mengantarkan bantuan. Namun, warga tetap memaksa untuk memberikan sambutan," tuturnya.
Menurut Kholid, antusiasme warga tersebut adalah cerminan luhurnya budaya masyarakat NTT dalam memuliakan setiap tamu yang datang. Nilai-nilai kearifan lokal ini ternyata tetap dijaga erat meski mereka sedang berada dalam kondisi darurat bencana.
"Karena bagi mereka, menyambut tamu adalah sebuah kemuliaan dari budaya yang pantang dilepaskan," pungkas Kholid.
Kunjungan Sekjen PKS ini menegaskan kembali komitmen partai untuk selalu hadir dan mendampingi masyarakat di seluruh pelosok negeri, dari masa tanggap darurat hingga fase pemulihan. Bantuan kemanusiaan yang disalurkan diharapkan mampu memberikan keringanan bagi warga yang masih harus bertahan di pengungsian. (AR)
