Serap Aspirasi di Cingkariang, Nurna Eva Karmila Perjuangkan Nasib Petani dan Guru Honorer Tahfidz - PKS Sumbar

10 Februari 2026

Serap Aspirasi di Cingkariang, Nurna Eva Karmila Perjuangkan Nasib Petani dan Guru Honorer Tahfidz


SUMBAR.PKS.ID, AGAM – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Nurna Eva Karmila, kembali turun ke tengah masyarakat dalam rangka Reses Masa Persidangan Tahun 2026. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Tahfidz Jorong Cingkariang, Kabupaten Agam, pada Kamis (5/2/2026) ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan mendesak.

Dalam kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi Agam dan Bukittinggi tersebut, dua isu utama mencuat: modernisasi pertanian dan kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan.

Perwakilan kelompok tani setempat menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan sarana prasarana pertanian. Mereka mengharapkan adanya bantuan pengadaan mesin bajak Quick Amberjack guna meningkatkan produktivitas lahan.

"Modernisasi alat mesin pertanian (alsintan) adalah kunci agar petani kita lebih efisien. Aspirasi mengenai mesin bajak ini akan kami kawal agar masuk dalam skema bantuan pemerintah provinsi melalui dinas terkait," ujar Nurna Eva Karmila di hadapan warga.

Tidak hanya soal pertanian, suasana haru sempat mewarnai penyampaian aspirasi dari para guru honorer Rumah Tahfidz Cingkariang. Mereka mengeluhkan pendapatan yang saat ini dirasa masih jauh dari kata memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menanggapi hal tersebut, Nurna Eva Karmila menyatakan keprihatinannya. Menurutnya, peran guru mengaji sangat vital dalam membentuk karakter generasi muda Sumatera Barat yang religius.

"Guru honorer di Rumah Tahfidz adalah ujung tombak syiar Al-Qur'an. Sangat ironis jika dedikasi mereka belum dibarengi dengan kesejahteraan yang layak. Ini akan menjadi catatan khusus bagi kami di Fraksi PKS untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran maupun kebijakan terkait insentif guru mengaji," tegasnya.

Menutup rangkaian reses tersebut, Nurna Eva memastikan bahwa seluruh poin yang disampaikan warga, mulai dari kebutuhan petani hingga nasib guru honorer, akan dihimpun menjadi laporan resmi DPRD Sumbar untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi. (TI)

Bagikan

Give us your opinion

Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done