SUMBAR.PKS.ID, PADANG- Banyak masyarakat bertanya, apakah anggota dewan dan partai politik hanya hadir saat Pemilu? Di mana mereka ketika masyarakat mengalami duka akibat bencana? Apakah mereka hanya muncul saat membutuhkan dukungan?
Bagi PKS, pelayanan adalah bagian dari DNA perjuangan. Setiap kali bencana terjadi, para kader dan pejabat publik langsung dikerahkan untuk membantu masyarakat. Ketika banjir bandang dan longsor melanda Sumatera Barat akhir-akhir ini, Anggota Legislatif PKS tidak tinggal diam. Di tengah situasi darurat, mereka memilih turun langsung, menggerakkan berbagai bentuk bantuan yang dibutuhkan masyarakat, bahkan bekerja bersama para relawan.
Aleg PKS DPRD Sumbar juga memotong sebagian gaji mereka untuk mempercepat penyaluran bantuan—tradisi yang sudah lama dilakukan PKS. Langkah ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak hanya disampaikan lewat kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Bantuan yang diberikan pun beragam. Mulai dari alat berat berupa eskavator untuk membuka akses dan mengevakuasi wilayah yang tertimbun, distribusi puluhan ton beras, bahan makanan, hingga air bersih untuk masyarakat di titik-titik terdampak. PKS juga membagikan ribuan paket nasi bungkus serta menyalurkan berbagai sarana dan prasarana untuk mendukung proses pemulihan pascabencana.
Tak kalah penting, Aleg PKS menyalurkan bantuan tunai kepada korban maupun lembaga penyalur agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Di tengah bencana, mereka berupaya menjawab pertanyaan masyarakat dengan tindakan nyata: hadir, membantu, dan membersamai warga Sumatera Barat hingga kembali bangkit. (Edt)