Pages

Sabtu, 06 Juli 2013

Pilkada Padang: Mahyeldi-Emzalmi Mendaftar Pertama (PKS-PPP)

Padang – Teka-teki siapa pendamping Mahyeldi di Pilkada Padang mendatang, akhirnya terjawab. Dia Emzalmi, mantan Sekdako Padang yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dengan begitu, pasangan ini menjadikan dua partai Islam, PPP dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai koalisi. Mereka menamakannya, Koalisi Batiniah.

Koalisi ini pun baru diketahui Selasa malam sebelum mereka mendaftar ke KPU Padang keesokan harinya. Padahal sebelumnya digadang-gadang PKS akan mengendeng PDIP.

Pasangan incumbent itu menjadi yang pertama mendaftar ke KPU Padang. Mereka datang sekitar pukul 13.30 WIB dengan diantar ratusan pendukung.

Ketua DPD PKS Padang Muhidi menyatakan, pembicaraan dua partai ini sudah dijalin sejak beberapa tahun lalu. Saat Ketua DPC PPP Kota Padang Irwan Fikri masih di DPRD Padang.

“Jadi sudah lama dibicarakan. Kerjasama ini hanya didasari saling percaya. Makanya sebelum mendaftar ke KPU, kami awali dari masjid,” kata Muhidi didampingi Ketua DPC PPP Irwan Fikri.

Dia menjelaskan koalisi terbangun karena kesamaan visi dan misi dari kedua partai. “Sebelum menentukan sikap, PKS juga membuka diri dengan partai lainnya. Komunikasi politik tentu sudah biasa dilakukan antara parpol. Namun akhirnya, kita menetapkan pilihan pada memilih PPP,” ulasnya.

Sedangkan, Mahyeldi yang masih menjabat wakil walikota, mengakui Kota Padang masih perlu dibenahi. Selama berpasangan dengan Fauzi Bahar, banyak program yang belum tuntas. Karenanya, jika terpilih nanti, ia akan berusaha lebih memajukan kota ini.

“Sejumlah program pemerintah belum tercapai dengan baik. Karena itu, jika saya terpilih kembali tentunya program itu akan dilanjutkan,” katanya.

Apalagi, Emzalmi merupakan pamong senior. Mantan sekda itu tentu juga paham tentang persoalan masyara-kat.

Selain pendukung, pendaftaran pasangan ini juga dihadiri ninik mamak Kuranji dan Pauh IX. Sementara, di KPU, mereka disambut Komisioner M. Sjahbana Sjams.

Pada pendaftaran itu, didapati ada dua persyaratan yang belum dilengkapi. Yakni surat keterangan tidak pailit dari Pengadilan Niaga Medan dan keterangan tidak menunggak pajak.

Sekretaris DPD PKS Padang, Muharlion menjelaskan surat tersebut masih dalam proses. Kemungkinan baru akan selesai dalam minggu ini. “KPU telah menerima pendaftaran kami. Soal kekurangan syarat tidak mempengaruhi. Itu bisa menyusul belakangan,” ulasnya.
(105)

hariansinggalang.co.id

0 komentar:

Poskan Komentar