PKS Sumbar: keluarga
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan

13 Oktober 2025

Nevi Zuairina Tekankan Peran Sentral Istri Kepala Daerah PKS dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga dan Kebijakan Publik

Nevi Zuairina Tekankan Peran Sentral Istri Kepala Daerah PKS dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga dan Kebijakan Publik

 

JAKARTA/PADANG, sumbar.pks.id - Biro Pembinaan Keluarga Kepala Daerah (BPKKD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Zoom Meeting perdana sebagai langkah konsolidasi dan penguatan peran bagi para istri Kepala Daerah (Kada) dan Wakil Kepala Daerah (Wakada) dari PKS di seluruh Indonesia. Pertemuan virtual ini menekankan peran strategis perempuan sebagai pilar utama keluarga sekaligus mitra dalam kebijakan publik.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat 2 Nevi Zuairina, yang juga merupakan Pengurus Bidang Pembinaan Kepala Daerah DPP PKS, menjadi salah satu keynote speaker utama dalam pertemuan tersebut.

Nevi Zuairina secara tegas menyampaikan bahwa istri Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (yang sering disebut dengan istilah Ispimda dalam PKS) harus mengoptimalkan peran mereka secara profesional dan strategis, bukan sekadar menjadi pelengkap jabatan suami.

"Kita bukan pelengkap jabatan suami, tetapi penentu arah keluarga dan masyarakat. Peran istri Kepala Daerah sangat krusial dalam membantu keberhasilan pemerintahan, baik dalam kegiatan sosial, pemberdayaan perempuan, maupun pembangunan keluarga yang kokoh," ujar Nevi.

Ia menekankan bahwa Ispimda PKS harus menjadi motor penggerak ketahanan keluarga di wilayah masing-masing, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada ketahanan sosial dan keberhasilan program pembangunan daerah.

Dalam pemaparannya, Nevi Zuairina juga menyoroti pentingnya posisi perempuan dalam PKS. Ia mengungkapkan bahwa PKS selalu konsisten memberi porsi yang proporsional bagi kaum perempuan dalam kancah politik, bahkan melebihi kuota minimal 30% dalam pencalegan.

Legislator PKS ini menegaskan bahwa perjuangan para istri pemimpin daerah harus dilandasi oleh nilai keadilan dan semangat kebersamaan. Peran Ispimda PKS sangat strategis dalam tiga hal. Yaitu mendukung penuh tugas suami, menggerakkan program sosial dan memperkuat nilai kebangsaan.

Nevi Zuairina menutup dengan harapan agar konsolidasi BPKKD ini dapat mempererat tali silaturahmi, berbagi pengalaman dan ide, serta menghasilkan strategi yang lebih efektif untuk mewujudkan Indonesia yang lebih berkeadilan dan berkeadaban. (TI)

09 Juni 2024

Buktikan Peduli Ketahanan Keluarga, DSW PKS Sumbar Gelar Pelatihan Konselor Lanjutan

Buktikan Peduli Ketahanan Keluarga, DSW PKS Sumbar Gelar Pelatihan Konselor Lanjutan


SUMBAR .PKS.ID, PADANG-
Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS SUMBAR menggelar  silaturahmi di acara pelantikan konselor lanjutan, sebagai ikhtiar mengokohkan ketahanan keluarga di Sumatra Barat, Ahad (9/6/2024) di Padang. Agenda ini diikuti oleh seratus lebih peserta dari berbagai kota dan kabupaten se-Sumatera Barat. 


Dalam kesempatan tersebut ustaz Muhammad Ridho Nur, LC.M.Ag  selaku pemateri menyampaikan seputar hak dan kewajiban seorang suami dan istri. Dalam kesempatan  tersebut disampaikan bahwa menikah merupakan ikatan sah dari dua insan berbeda, dua karakter berbeda, dua pikiran yang berbeda dan kemudian disatukan dalam bahtera rumah tangga sebagai suami istri.


Berbagi permasalahan  tentu ada  dalam keluarga,  berupa ekonomi dan berbagai permasalahan lainya, yang paling utama menyikapi permasalahan dengan taqwa kepada sang pencipta.


"Permasalahan itu tergantung bagaimana kita menyikapinya, yang penting  dilandasi dengan taqwa kepada Allah," papar ustadz Ridho.


Lebih lanjut , ustadz ridho menjelaskan bahwa telah dicontohkan oleh Rasulullah bahwa manjadi orang paling baik bagi keluarganya.


"Sesuai dengan yang disampaikan hadist Nabi Muhammad, orang yang paling sukses diantara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik diantara kalian terhadap keluargaku," paparnya lebih lanjut.


Juga disampaikan bahwa bahasa merupakan cerminan seseorang. Maka, jika bahasa kita tidak baik  terhadap sesama pasanagan kita, maka  bisa dipastikan ada permasalahan dalam ibadah kita.


"Bahasa kita adalah cerminan ibadah kita, jika tutur kata tidak baik terhadap pasangan kita, maka bisa dipastikan ada yang salah dalam ibadah kita," terangnya lebih lanjut. ( Rds/HUMAS)

31 Januari 2023

Silaturrahim BPKK BPW Sumbagut dengan BPKK Sumbar;  Maksimalkan Peran RKI Menyongsong Kemenangan 2024

Silaturrahim BPKK BPW Sumbagut dengan BPKK Sumbar; Maksimalkan Peran RKI Menyongsong Kemenangan 2024


SUMBAR.PKS.ID, PADANG
- Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) BPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut),  kunjungi DPW PKS Sumatera Barat, Ahad (29/1/2023). Kunjungan disambut oleh pengurus BPKK DPW PKS Sumbar di kantor DPTW PKS.


Rombongan BPKK BPW Sumbagut dipimpin oleh ketua BPKK, dr. Arnita Sari. Juga ikut serta dalam rombongan tersebut ketua BPKK DPW PKS Riau, Kasmidar Kanin.


Agenda kunjungan tersebut adalah silaturahim, berbagi cerita dan pengalaman BPKK masing-masing wilayah serta perjuangan dan tantangan menghadapi tahun politik 2024. Rumah Keluarga Indonesia (RKI) menjadi proyek besar yang akan menjadi garapan BPKK, sehingga membantu pencapaian target PKS pada pemilu mendatang.


"Kita sepakat, dengan adanya Rumah Keluarga Indonesia (RKI), kita bisa memenangkan pertarungan politik 2024," ungkap Ketua BPKK DPW PKS Sumbar, Tasnidar.


PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done