PKS Sumbar: Rahmat Saleh
Tampilkan postingan dengan label Rahmat Saleh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahmat Saleh. Tampilkan semua postingan

27 September 2026

ANGGOTA DPR RI RAHMAT SALEH SALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK KORBAN GALODO SOLOK

ANGGOTA DPR RI RAHMAT SALEH SALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK KORBAN GALODO SOLOK

SOLOK, SUMBAR.PKS.ID -- Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I H. Rahmat Saleh menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak musibah banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan aksi tanggap darurat wakil rakyat dalam meringankan beban para korban bencana.

Penyerahan bantuan tersebut didistribusikan melalui tim relawan kemanusiaan PKS di posko penanggulangan bencana setempat. Paket bantuan yang disalurkan berfokus pada kebutuhan pokok pangan warga, di antaranya berupa beras dan mi instan. Saat proses serah terima logistik, para relawan turut membentangkan spanduk bertuliskan "Bantuan H. Rahmat Saleh, S.Farm., M.IP untuk Bencana Kabupaten Solok".

Pasokan sembako ini sangat krusial mengingat banyak warga di kawasan terdampak yang kesulitan memasak akibat luapan lumpur tebal yang merendam dapur dan rumah mereka. Keterbatasan akses jalan juga sempat membuat pemenuhan bahan pangan harian warga menjadi terhambat.

Sinergi antara pejabat publik dari Fraksi PKS dan jajaran relawan Bidang Kepanduan di lapangan memastikan bantuan ini langsung sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan. Kita dapat melihat bahwa kehadiran bantuan Rahmat Saleh ini semakin memperkuat rangkaian aksi pelayanan PKS di Kabupaten Solok, melengkapi operasional dapur umum dan penyediaan air bersih yang telah berjalan sejak hari pertama kejadian. (AR)

21 September 2026

Resmi Bertugas! Rahmat Saleh Kawal Ekonomi di Komisi VI, Nevi Zuairina Perjuangkan Petani di Komisi IV DPR RI

Resmi Bertugas! Rahmat Saleh Kawal Ekonomi di Komisi VI, Nevi Zuairina Perjuangkan Petani di Komisi IV DPR RI

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI secara resmi telah mengumumkan komposisi susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk periode 2024-2029. Dua tokoh kebanggaan Sumatera Barat, yakni H. Rahmat Saleh dan Hj. Nevi Zuairina, menempati posisi strategis untuk mengawal aspirasi masyarakat Ranah Minang di Senayan.

H. Rahmat Saleh, S.Farm., M.IP., wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I, secara resmi bertugas di Komisi VI. Komisi ini berfokus pada ruang lingkup Perdagangan, Kawasan Perdagangan, dan Pengawasan Persaingan Usaha. Lebih dari sekadar anggota, Rahmat Saleh juga diberi mandat strategis sebagai Ketua Kelompok Komisi (KAPOKSI) Fraksi PKS di Komisi VI.

Dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasannya, Rahmat Saleh akan bermitra dengan sejumlah kementerian dan lembaga penting. Mitra kerja tersebut meliputi Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, BPI Danantara, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Badan Pengaturan BUMN, hingga Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN). Posisi ini sangat esensial untuk memacu pertumbuhan UMKM, stabilitas harga pasar, dan iklim perdagangan yang sehat bagi Sumatera Barat.

Sementara itu, Hj. Nevi Zuairina yang mewakili Dapil Sumatera Barat II, ditugaskan untuk mengawal hajat hidup masyarakat banyak di Komisi IV. Komisi ini mengurusi bidang krusial yakni Pertanian, Kehutanan, dan Kelautan. Sektor ini sangat identik dengan kekuatan utama Sumatera Barat yang bertumpu pada potensi agraris dan kekayaan pesisir pantai.

Nevi Zuairina akan bekerja sama langsung dengan mitra kerja Komisi IV, yang mencakup Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan DAN Perikanan, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Badan Karantina Indonesia. Penugasan ini memastikan aspirasi para petani, peternak, pembudidaya, dan nelayan di wilayah Sumatera Barat terus mendapat pengawalan yang kuat dari Fraksi PKS.

Kehadiran Rahmat Saleh di Komisi VI dan Nevi Zuairina di Komisi IV mengukuhkan komitmen PKS untuk membela kepentingan rakyat, mendorong kemandirian ekonomi daerah, dan mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok Sumatera Barat. (AR)


13 September 2026

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

 


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas PT Pertamina (Persero) yang menjatuhkan sanksi kepada 31 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Barat. Sanksi ini diberikan menyusul temuan pelanggaran serius terkait distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Rahmat menilai tindakan tegas tersebut bukanlah sekadar sanksi administratif, melainkan wujud nyata kehadiran dan keberpihakan negara terhadap masyarakat yang memiliki hak atas subsidi energi.

“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil. Jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat. Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita,” tegas Rahmat Saleh di Padang, Ahad (13/9/2026).

Legislator PKS asal Sumatera Barat ini memastikan bahwa DPR RI akan terus mengawal regulasi dan kebijakan energi agar penyalurannya tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa praktik kotor penyalahgunaan BBM bersubsidi ini memicu efek domino yang merugikan rakyat secara langsung, mulai dari kelangkaan pasokan, antrean panjang kendaraan di SPBU, hingga meningkatnya beban ekonomi masyarakat sehari-hari.

“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor. Penindakan harus konsisten dan berkelanjutan. Negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” tambahnya.

Guna menjaga integritas distribusi energi, tokoh muda PKS ini menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral. Ia sangat mengapresiasi sanksi berat dari Pertamina—yang mencakup penghentian pasokan hingga ancaman pencabutan izin operasional—sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah dan BUMN tidak menoleransi pelanggaran yang merugikan publik.

Selain peran BUMN, Rahmat juga menyoroti tanggung jawab asosiasi pengusaha dan pemerintah daerah setempat. Ia mendesak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) serta aparat pemda untuk turut memperketat pengawasan di lapangan.

“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama lintas pihak ini. Asosiasi dan pemerintah daerah harus memastikan distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan temuan pelanggaran pada puluhan SPBU di Sumatera Barat, mulai dari penyaluran yang menyalahi ketentuan hingga indikasi praktik penyalahgunaan alokasi subsidi. Penindakan dan kolaborasi pengawasan ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan energi nasional. (AR)

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031, Rahmat Saleh, menggelar agenda konsolidasi bersama jajaran pengurus Gema Keadilan Sumatera Barat di Kota Padang pada Ahad (13/9/2026). Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan membakar semangat para kader muda agar terus bergerak progresif di tengah masyarakat.

Dalam arahannya di hadapan para pengurus, Rahmat Saleh menekankan bahwa Gema Keadilan memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Ia meminta seluruh kader di Sumatera Barat untuk terus merapatkan barisan, proaktif, dan hadir membawa solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi oleh generasi muda di daerah.

"Anak muda tidak boleh hanya diam dan menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Teman-teman Gema Keadilan harus terus bergerak, berinovasi, dan menjadi motor penggerak kebaikan. Pemuda adalah energi utama yang akan menentukan arah masa depan bangsa ini," ujar Rahmat Saleh dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, tokoh muda Sumatera Barat ini menegaskan komitmen penuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mendukung kiprah anak muda. Menurutnya, PKS selalu membuka pintu dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya, berpolitik secara bermartabat, serta berkontribusi langsung bagi kemajuan nusa dan bangsa.

"PKS sangat mendukung dan menaruh kepercayaan besar pada kapasitas anak muda. Di PKS, pemuda bukanlah sekadar objek atau pelengkap penderita, melainkan subjek dan pelaku utama sejarah. Kita senantiasa memberikan panggung dan dukungan penuh bagi anak muda untuk berani tampil, berkarya, dan mengambil peran kepemimpinan," tegas Rahmat.

Konsolidasi yang berlangsung interaktif ini disambut antusias oleh barisan pengurus Gema Keadilan Sumbar. Melalui arahan dan motivasi yang diberikan, struktur Gema Keadilan di Sumatera Barat diharapkan semakin solid, ekspansif, dan siap menjadi garda terdepan dalam menghimpun potensi kaum milenial dan Gen Z, selaras dengan visi besar PKS untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (AR)

05 Mei 2026

Kunjungi SMAN 3 Painan, Rahmat Saleh: Peran Guru dan Pembentukan Karakter Tak Tergantikan AI

Kunjungi SMAN 3 Painan, Rahmat Saleh: Peran Guru dan Pembentukan Karakter Tak Tergantikan AI


PESISIR SELATAN, SUMBAR.PKS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menegaskan bahwa secanggih apa pun teknologi Kecerdasan Buatan (AI) berkembang, peran guru akan tetap menjadi fondasi utama dalam dunia pendidikan. Hal tersebut ia sampaikan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMA N 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (4/5/2026) pagi.

Menurut legislator asal Sumatera Barat ini, meskipun AI berpotensi menggeser berbagai profesi di masa depan, terdapat aspek manusiawi mendasar yang tidak akan pernah bisa didelegasikan kepada mesin: yaitu pembentukan moral dan etika.

“Ada aspek yang tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu nilai moral dan etika. Peran guru dalam membentuk karakter, membangun integritas, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan tetap menjadi ruh utama dalam pendidikan,” ujar Rahmat Saleh di hadapan ratusan siswa dan guru.

Rahmat menekankan bahwa tantangan generasi Z dan Alpha saat ini jauh lebih kompleks. Selain dituntut memiliki kecerdasan intelektual, ia mendorong para siswa untuk mengasah kecerdasan emosional (EQ) dan jiwa kepemimpinan (leadership) sebagai bekal utama.

“Emosional dan leadership adalah kekuatan manusia yang autentik. Inilah yang akan membentuk siswa menjadi pemimpin masa depan dan mampu menduduki posisi strategis dalam memimpin bangsa,” tegas Wasekjen DPP PKS tersebut.

Ia menambahkan, menyongsong visi Indonesia Emas 2045, kapasitas berpikir yang kuat, adaptif, dan inovatif menjadi syarat mutlak bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman.

Dalam kunjungan tersebut, Rahmat Saleh juga memberikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan SMA N 3 Painan. Diketahui, sebanyak 58% dari total siswa yang eligible berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa kualitas intelektual anak-anak kita mampu bersaing di tingkat nasional. Ini adalah buah manis dari kerja keras siswa, dedikasi para guru, serta lingkungan pendidikan yang kondusif,” puji Rahmat.

Menutup amanatnya, Rahmat berharap capaian tersebut menjadi momentum bagi dunia pendidikan di Sumatera Barat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Ia berpesan agar pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik semata, tetapi juga pada pengokohan karakter yang berintegritas. (TI)

04 Mei 2026

Kawal Swasembada Pangan, Aleg DPR RI Rahmat Saleh Targetkan Perluasan Lahan Jagung Sumbar Capai 4.000 Hektar di 2026

Kawal Swasembada Pangan, Aleg DPR RI Rahmat Saleh Targetkan Perluasan Lahan Jagung Sumbar Capai 4.000 Hektar di 2026


PESISIR SELATAN, SUMBAR.PKS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Barat. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pesisir Selatan pada Ahad (3/5/2026), Rahmat menetapkan target ambisius untuk meningkatkan luas tanam jagung di Sumbar menjadi 4.000 hektar pada tahun 2026.

Target ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencatatkan luas lahan sebesar 3.000 hektar. Menurut Rahmat, peningkatan ini adalah langkah konkret untuk menjadikan Sumatera Barat sebagai lumbung pangan yang mandiri sekaligus menyokong kedaulatan pangan nasional.

Dalam tinjauan langsungnya di sektor penanaman jagung di Ranah Pesisir, Wasekjen DPP PKS tersebut menyebut Kabupaten Pesisir Selatan sebagai aktor kunci. Pada tahun 2025, daerah ini menyumbang sekitar 800 hektar lahan jagung bagi provinsi.

“Sepanjang mata memandang, potensi lahan di Pesisir Selatan luar biasa. Masih banyak lahan produktif yang bisa kita optimalkan untuk mendukung target tahun depan. Kita ingin potensi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani kita,” ujar Rahmat di sela-sela peninjauannya.

Legislator PKS ini menegaskan bahwa kenaikan target tersebut harus dibarengi dengan dukungan sarana produksi yang mumpuni. Rahmat memastikan pihaknya akan terus mendorong bantuan benih unggul dan pendampingan teknis agar produktivitas lahan tidak hanya luas secara kuantitas, tetapi juga berkualitas secara hasil.

“Bantuan bibit sudah kita dorong. Namun yang lebih krusial adalah memastikan penanaman ini terjadi secara berkelanjutan dan dikelola dengan manajemen yang baik melalui koordinasi erat bersama pemerintah daerah,” tambahnya.

Langkah Rahmat Saleh ini juga merupakan bentuk dukungan nyata dari kader PKS di parlemen terhadap visi besar Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani menjadi kunci utama agar Sumatera Barat bisa swasembada.

“Ini adalah bagian dari jihad pangan kita. Semua elemen harus berjalan beriringan, tidak bisa sendiri-sendiri. Jika sinergi ini kuat, insya Allah target 4.000 hektar bukan hanya angka, tapi kesejahteraan nyata bagi petani di Sumatera Barat,” tutup Rahmat optimis. (TI)

01 Mei 2026

Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Aleg PKS Rahmat Saleh Ajak Ibu-ibu Padang Optimalkan Kelompok Wanita Tani

Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Aleg PKS Rahmat Saleh Ajak Ibu-ibu Padang Optimalkan Kelompok Wanita Tani


PADANG, SUMBAR.PKS.ID – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pangan di Sumatera Barat. Kali ini, ia menekankan pentingnya peran aktif kaum perempuan sebagai pilar ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.

Hal tersebut disampaikan Rahmat Saleh saat bersilaturahmi dengan kelompok Majelis Taklim Alai Parak Kopi, Kota Padang, pada Jumat (1/5/2026). Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi pembentukan dan penguatan Kelompok Wanita Tani (KWT) bagi warga setempat.

Rahmat mengaku terkesan dengan antusiasme para ibu di Alai Parak Kopi. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan masyarakat merupakan energi tambahan bagi dirinya di Komisi IV DPR RI untuk terus memperjuangkan program yang berdampak langsung ke akar rumput.

“Bertemu ibu-ibu hari ini, wajahnya sangat cerah dan penuh semangat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah,” ungkap Rahmat Saleh disambut hangat oleh jamaah yang hadir.

Dalam pemaparannya, Rahmat menjelaskan bahwa KWT memiliki peran strategis sebagai ujung tombak kedaulatan pangan. Melalui wadah produktif ini, para ibu bisa memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan pokok hingga mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi.

“Jika ada Kelompok Wanita Tani atau kelompok nelayan yang aktif, insyaallah akan kita support. Banyak program pemberdayaan yang bisa dijalankan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Legislator yang dikenal vokal memperjuangkan nasib petani ini juga memaparkan sejumlah keberhasilan program yang telah berjalan di Sumatera Barat. Di antaranya adalah distribusi bibit jagung yang menjangkau 700 hektare lahan di Kabupaten Agam dan 1.300 hektare di kawasan pesisir.

Dukungan tersebut, lanjut Rahmat, mencakup bantuan bibit unggul, penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), hingga pendampingan teknis. Semua ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan ekonomi masyarakat pasca-pandemi serta menghadapi tantangan ekonomi global.

“Ini adalah bukti kinerja nyata kita untuk pemulihan Sumatera Barat. Kita ingin masyarakat bangkit, terutama melalui sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama daerah kita,” tegas tokoh muda Sumbar ini.

Mengakhiri arahannya, Wasekjen DPP PKS tersebut memastikan akan terus mengawal dan memastikan program-program strategis di bidang pangan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat, khususnya kelompok perempuan dan keluarga di seluruh pelosok Sumatera Barat. (TI)

09 Februari 2026

HPN 2026: Anggota DPR RI Rahmat Saleh Sebut Pers Adalah Penjaga Kedaulatan Pangan

HPN 2026: Anggota DPR RI Rahmat Saleh Sebut Pers Adalah Penjaga Kedaulatan Pangan


SUMBAR.PKS.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, memberikan apresiasi khusus terhadap peran strategis media massa dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada Senin (9/02/2026).

Menurut Rahmat, pers memiliki tanggung jawab moral yang besar sebagai jembatan informasi. Media bertugas menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kenyataan yang dialami oleh para petani dan nelayan di lapangan.

Ia menekankan bahwa pengawasan media sangat krusial agar kebijakan sektor pertanian tidak kehilangan arah. Tanpa pengawasan, distribusi subsidi pupuk hingga bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berisiko tidak tepat sasaran.

Rahmat juga menilai pers sebagai pilar pengawasan yang memastikan suara petani di pelosok terdengar hingga ke pusat. Banyak masalah seperti harga gabah yang anjlok atau kendala irigasi baru ditangani serius setelah diberitakan secara luas.

"Laporan jurnalistik yang mendalam sangat membantu kinerja DPR. Sering kali, data di atas kertas berbeda jauh dengan fakta yang terjadi di sawah maupun pasar," ujar Wasekjen DPP PKS tersebut.

Menghadapi tantangan masa depan, ia berharap pers terus mengedukasi publik mengenai isu krisis iklim dan alih fungsi lahan. Selain itu, regenerasi petani menjadi poin penting mengingat usia petani Indonesia yang semakin menua.

Rahmat juga mengajak pers untuk tetap objektif dalam mengawal transparansi data stok pangan. Hal ini penting untuk mencegah adanya simpang siur informasi yang sering dimanfaatkan spekulan untuk mempermainkan harga.

Terakhir, Anggotar Fraksi PKS DPR RI Dapil Sumbar 1 tersebut memberikan apresiasi kepada jurnalis yang tetap konsisten meliput sektor pangan meski kurang "seksi" secara komersial. Baginya, pers yang sehat adalah kunci lahirnya kebijakan nasional yang sehat dan adil. (TI)

PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done