PKS Sumbar: PKS peduli
Tampilkan postingan dengan label PKS peduli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS peduli. Tampilkan semua postingan

22 September 2026

Sinergi PKS, TNI, dan Pemuda Masjid Bersihkan Lumpur di Masjid Raya Ikhlas Ar Rahman Kayu Aro

Sinergi PKS, TNI, dan Pemuda Masjid Bersihkan Lumpur di Masjid Raya Ikhlas Ar Rahman Kayu Aro

 

SOLOK, SUMBAR.PKS.ID Relawan Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Solok terus bergerak membantu warga terdampak musibah galodo. Hari ini relawan PKS bergotong royong membersihkan material lumpur di Masjid Raya Ikhlas Ar Rahman, Kayu Aro. Aksi tanggap darurat ini dilakukan secara sinergis bersama prajurit TNI, pemuda masjid, dan masyarakat setempat.

Masjid Raya Ikhlas Ar Rahman terdampak parah akibat terjangan banjir bandang pada Senin malam. Endapan lumpur tebal menutupi area lantai dalam dan pekarangan masjid. Tim gabungan bekerja keras menyapu dan menyemprot sisa lumpur. Upaya ini bertujuan agar tempat ibadah tersebut bisa segera digunakan kembali oleh warga.

Ketua Satgas Bencana PKS Sumatera Barat Ulyadi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tanggap darurat tersebut. Ia menegaskan pembersihan rumah ibadah menjadi prioritas agar kegiatan keagamaan masyarakat bisa segera pulih. "Masjid adalah pusat kegiatan warga. Kita mengutamakan pembersihan area ini agar masyarakat bisa kembali beribadah dengan tenang. Sinergi antara PKS, TNI, dan pemuda masjid adalah wujud pelayanan langsung kita kepada umat," ucap Ulyadi.


Relawan Bidang Kepanduan dan Bela Negara PKS membaur langsung bersama aparat keamanan dan pemuda setempat. Mereka mengangkat material sisa longsor yang terbawa arus air bah. Aksi gotong royong ini menjadi bentuk nyata komitmen pelayanan PKS kepada masyarakat.

PKS memastikan akan terus hadir meringankan beban warga pada masa pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok. Anda dapat menjadikan semangat kebersamaan ini sebagai bukti kuat bahwa kolaborasi lintas elemen sangat penting untuk mempercepat kebangkitan daerah pascamusibah. (AR)

RELAWAN PKS GERAK CEPAT BERSIHKAN MATERIAL BANJIR BANDANG SOLOK

RELAWAN PKS GERAK CEPAT BERSIHKAN MATERIAL BANJIR BANDANG SOLOK

SOLOK, SUMBAR.PKS.ID- Relawan Kemanusiaan Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Solok bergerak cepat merespons musibah banjir bandang atau galodo. Mereka turun langsung melakukan aksi gotong royong membersihkan fasilitas umum di kawasan Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang pada Selasa pagi, tanggal 22 September 2026. Bencana alam ini sebelumnya menghantam kawasan Arosuka secara umum pada Senin malam.

​Dalam aksi tanggap darurat ini, relawan PKS berkolaborasi dengan aparat Kepolisian, prajurit TNI, petugas Pemadam Kebakaran, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Sinergi ini bertujuan mempercepat pembersihan material tebal seperti lumpur, batu, dan kayu sisa galodo yang menutupi akses jalan utama.


​Aksi kepedulian pada tanggal 22 September ini merupakan tindak lanjut langsung dari hasil asesmen kedaruratan tadi malam. Tim Bidang Kepanduan dan Bela Negara PKS Kabupaten Solok sebelumnya telah memantau kondisi lapangan sesaat setelah air bah menerjang Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

​Ketua Satgas Bencana PKS Sumatera Barat, H. Ulyadi, Lc., M.A., mengapresiasi kesigapan para relawan di lokasi kejadian. Ia memastikan seluruh kader PKS selalu siaga melayani masyarakat yang terdampak musibah.

​"PKS turut merasakan duka mendalam atas bencana galodo di Kabupaten Solok. Aksi pembersihan hari ini adalah wujud nyata kepedulian dan khidmat kita kepada masyarakat. Kita pastikan relawan PKS bahu membahu bersama Polri, TNI, dan unsur pemerintah daerah agar kondisi fasilitas publik cepat pulih," tegas Ulyadi.

​Ulyadi mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap ancaman galodo susulan mengingat curah hujan masih tinggi. Tim Satgas Bencana PKS terus memantau perkembangan situasi dan bersiap menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan mendesak di lapangan. (AR)

PKS instruksikan Relawan Turun Langsung Korban Terdambak

PKS instruksikan Relawan Turun Langsung Korban Terdambak

 

SOLOK, SUMBAR.PKS.ID — Musibah banjir bandang atau galodo berskala besar menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin malam (21/9/2026). Bencana yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan sejak sore hari ini mengakibatkan luapan Sungai Batang Laso dan memicu longsoran bukit yang langsung menghantam Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok serta permukiman warga.

Mewakili keluarga besar partai, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sumatera Barat, Nosa Ekananda, menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas musibah bencana alam yang menimpa masyarakat dan jajaran Pemkab Solok. Merespons kondisi darurat tersebut, ia langsung menginstruksikan jajaran Bidang Kepanduan dan Bela Negara PKS Kabupaten Solok untuk bergerak cepat.

"Tadi malam tim relawan kita sudah langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kedaruratan. Pagi ini, relawan Bidang Kepanduan dan Bela Negara di bawah Ali Amran langsung menggelar aksi turun tangan membersihkan berbagai fasilitas umum dari material galodo," tegas Nosa Ekananda.

Ia menambahkan bahwa akses jalan utama lintas Padang menuju Solok sempat lumpuh total. Jalur tersebut tidak bisa dilewati karena tertimbun material tebal berupa lumpur, pasir, batu, dan kayu gelondongan.

Berdasarkan data sementara kebencanaan, terjangan galodo ini mengakibatkan empat orang terluka. Tiga orang mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di RSUD Arosuka. Satu korban luka berat yang merupakan aparatur sipil negara Pemkab Solok harus dirujuk ke Semen Padang Hospital di Kota Padang untuk penanganan lebih lanjut.

Dampak kerusakan infrastruktur di pusat pemerintahan Kabupaten Solok terbilang parah. Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari mengalami rusak berat akibat tertimbun material lumpur. Delapan gedung lainnya termasuk Gedung DPRD, Badan Pendapatan Daerah, dan Dinas Kesehatan terdata mengalami rusak ringan dengan timbunan lumpur mencapai ketinggian 20 hingga 60 sentimeter.


Bencana ini juga menyapu fasilitas publik dan properti masyarakat. Merujuk pada data sementara di lapangan, diperkirakan sekitar 100 unit rumah warga terdampak material banjir bandang. Masjid Kayu Aro dan satu jembatan penghubung jalan utama Arosuka juga tertimbun material longsor. Tercatat pula tujuh unit mobil, yang terdiri dari kendaraan dinas dan milik warga, ikut tersapu oleh terjangan air bah.

Hingga saat ini, sekitar 50 orang warga telah dievakuasi ke titik aman seperti Mapolres Solok dan Rumah Dinas Wakil Bupati Solok. PKS Sumatera Barat berkomitmen akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait demi mempercepat pemulihan kawasan Arosuka. PKS juga mendesak pemerintah daerah agar segera melakukan analisis menyeluruh di area hulu sungai untuk mengantisipasi potensi galodo susulan. (AR)

19 September 2026

Wujud Kepedulian, PKS Sumbar Kunjungi Relawan Siaga Bencana yang Tertimpa Musibah Kebakaran di Malalak

Wujud Kepedulian, PKS Sumbar Kunjungi Relawan Siaga Bencana yang Tertimpa Musibah Kebakaran di Malalak

 

AGAM — Ketua DPW PKS Sumatera Barat, Ulyadi, mengunjungi kediaman Hendra, salah seorang relawan Siaga Bencana PKS Sumbar yang tertimpa musibah kebakaran di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sabtu (19/9/2026). Musibah tersebut dipicu oleh masalah pada regulator gas di rumahnya.

Proses pemadaman api saat kejadian membutuhkan usaha ekstra dari warga dan petugas. Hal ini lantaran jalur menuju lokasi bangunan hanya bisa diakses dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan roda dua, sehingga kendaraan pemadam kesulitan mendekat.

Dalam peninjauan tersebut, Ulyadi didampingi oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Digital (Kabid Komdigi) DPW PKS Sumbar, Hadian Taufik, beserta jajaran relawan PKS lainnya. Rombongan melihat langsung kondisi rumah yang menyisakan puing-puing bangunan sekaligus menyerahkan bantuan guna meringankan beban korban.

Ulyadi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah ini. Ia juga mengapresiasi tinggi dedikasi Hendra yang selama ini aktif berada di garis depan membantu masyarakat, termasuk pada aksi penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda Malalak akhir tahun lalu.

 "Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Saudara Hendra. Terima kasih atas dedikasi dan keikhlasannya selama ini dalam membantu masyarakat saat bencana banjir bandang lalu. Semoga kehadiran kami dan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga," ujar Ulyadi di lokasi.

Kunjungan ini menegaskan komitmen dan kepedulian keluarga besar PKS Sumbar terhadap para relawan yang senantiasa hadir melayani masyarakat di berbagai kondisi.

29 Januari 2026

Sinergi Warga dan PKS Sumbar Berhasil Alirkan Air Bersih ke Pila Tarok Pasca Banjir Bandang

Sinergi Warga dan PKS Sumbar Berhasil Alirkan Air Bersih ke Pila Tarok Pasca Banjir Bandang


SUMBAR.PKS.ID, PADANG – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Setelah lebih dari sebulan berjuang melawan krisis air bersih akibat banjir bandang yang memutus jalur irigasi, kini air bersih kembali mengalir ke rumah-rumah warga.

Keberhasilan ini merupakan buah dari semangat gotong royong masyarakat Pila Tarok (RT 001 hingga RT 004, RW 009) yang bekerja sama dengan DPW PKS Sumatera Barat. Dengan memanfaatkan mata air dari lereng Sungai Batang Kuranji, warga berhasil membangun instalasi air sepanjang 120 meter dengan elevasi ketinggian mencapai 25 meter.

Sejak akhir Desember lalu, kawasan ini menjadi salah satu titik terdampak banjir bandang yang cukup parah. Rusaknya infrastruktur irigasi menyebabkan warga mengalami kekeringan panjang.

 

Melihat kondisi tersebut, PKS Sumbar bergerak cepat memfasilitasi kebutuhan warga. PKS menyalurkan bantuan berupa pompa air berkapasitas tinggi serta seluruh peralatan sanitasinya.

"Alhamdulillah, berkat niat tulus dan kerja keras warga secara gotong royong, serta dukungan fasilitas pompa dari PKS, air dari Sungai Batang Kuranji kini sudah bisa dinikmati warga," ujar salah satu perwakilan warga.

Langkah ini diambil sebagai solusi untuk mengatasi blindspot atau titik-titik yang sulit dijangkau oleh bantuan mobil tangki air konvensional.

Ketua DPW PKS Sumbar sekaligus Ketua Satgas Bencana PKS Sumbar, Ulyadi, berharap bantuan instalasi ini dapat menjaga keberlanjutan kehidupan sehari-hari masyarakat Pila Tarok.

“Semoga bantuan instalasi ini membawa keberkahan serta memberi manfaat nyata. Kita berharap ini bisa memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana,” tutur Ulyadi.

Kini, warga Pila Tarok tidak perlu lagi khawatir akan kesulitan air bersih. Kolaborasi antara partai dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan adalah kunci utama dalam pemulihan pasca bencana. (TI)

27 Januari 2026

PKS Sumatera Barat Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Musibah Bencana di Pulau Jawa

PKS Sumatera Barat Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Musibah Bencana di Pulau Jawa


SUMBAR.PKS.ID, PADANG - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat menyampaikan rasa duka cita dan simpati yang mendalam atas rangkaian bencana alam yang menimpa sejumlah provinsi di Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir.

Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, pada Selasa (27/1). Ia menegaskan bahwa duka yang dirasakan masyarakat di Pulau Jawa adalah duka bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk warga Sumatera Barat.

Ulyadi menyebutkan bahwa ikatan persaudaraan antar-daerah harus semakin kuat di masa-masa sulit seperti ini.

"Kami atas nama keluarga besar PKS Sumatera Barat dan seluruh masyarakat Sumbar mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami turut merasakan kepedihan yang dialami saudara-saudara kami di Pulau Jawa. Doa terbaik kami kirimkan agar para korban diberikan ketabahan, dan proses evakuasi serta pemulihan berjalan lancar," ujar Ulyadi.

Dalam penyampaiannya, Ulyadi juga merefleksikan kondisi Sumatera Barat yang sebelumnya sempat dihantam bencana serupa. Ia berbagi optimisme bahwa setiap ujian pasti memiliki jalan keluar jika dihadapi dengan gotong royong.

Setelah melewati masa sulit akibat bencana beberapa waktu lalu, saat ini kondisi Sumatera Barat berangsur-angsur pulih dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal.

"Kami di Sumbar baru saja merasakan betapa beratnya menghadapi bencana. Namun, berkat pertolongan Allah dan solidaritas bersama, kami mulai bangkit. Kami yakin, saudara-saudara kita di Jawa juga memiliki daya resiliensi yang kuat untuk segera pulih," tambahnya.

PKS Sumatera Barat berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan struktur PKS di wilayah terdampak guna memastikan bantuan atau dukungan moral tersampaikan dengan baik. Ulyadi menginstruksikan seluruh kader di Sumatera Barat untuk menyelipkan doa khusus bagi keselamatan bangsa di setiap kesempatan.

"Semoga Allah SWT melindungi negeri ini dari segala marabahaya dan memberikan kekuatan bagi kita semua untuk melewati ujian ini dengan kesabaran," tutupnya. (TI)

26 Januari 2026

Ekspedisi Kemanusiaan: Singgah di Sumut, Relawan PKS Sumbar Perkuat Strategi Sebelum Tembus Aceh Tamiang

Ekspedisi Kemanusiaan: Singgah di Sumut, Relawan PKS Sumbar Perkuat Strategi Sebelum Tembus Aceh Tamiang


SUMBAR.PKS.ID, MEDAN – Semangat melayani tanpa batas terus ditunjukkan oleh tim Relawan PKS Sumatera Barat (Sumbar) dalam misi kemanusiaan menuju Aceh Tamiang. Di sela perjalanan panjang lintas provinsi, rombongan menyempatkan diri menyambangi Kantor DPTW PKS Sumatera Utara di Medan pada Ahad (25/01/2026) untuk memperkuat koordinasi dan sinergI.

Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Vlibert disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran pimpinan PKS Sumatera Utara. Hadir langsung menyambut di lokasi Sekretaris Umum DPW PKS Sumut, Kabid BKBN DPW PKS Sumatera Utara, Mustafa, Andri Susilo, dan Ketua Urusan Logistik Satgas Penanggulangan Bencana DPW PKS Sumut, Maya Damayanti.

Dalam pertemuan tersebut, Vlibert menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi misi ini dengan mengutip arahan Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi. Ia menjelaskan alasan di balik kegigihan relawan Sumbar yang tetap bergerak membantu meski wilayah sendiri juga kerap menghadapi tantangan serupa.

"Kenapa kita, relawan Sumatera Barat masih terjun untuk membantu korban bencana Sumatera Utara dan Aceh? Karena bencana ini ibarat dua tangan yang kotor. Bersihnya akan maksimal jika dua tangan saling membersihkan," ujar Vlibert.

Filosofi ini menegaskan bahwa kolaborasi antarwilayah adalah bentuk persaudaraan nyata yang saling menguatkan dalam menghadapi ujian bencana.

Pertemuan ini juga menjadi ajang sharing pengalaman strategis terkait penanganan pasca-bencana, mengingat karakteristik banjir bandang di Sumbar dan Sumut memiliki kemiripan. Beberapa poin penting dalam diskusi meliputi status pemulihan dan manajemen efektif. Relawan memaparkan keberhasilan melewati masa tanggap darurat di Sumbar, sebagaimana yang juga telah diselesaikan oleh PKS Sumut di wilayahnya dan diskusi fokus pada efisiensi distribusi bantuan dan koordinasi personel guna mempercepat masa pemulihan warga terdampak.

Setelah mendapatkan suntikan semangat dan bertukar strategi dengan pimpinan PKS Sumut, tim Relawan PKS Sumbar kembali melanjutkan perjalanan darat menuju Aceh Tamiang. Sinergi lintas wilayah ini diharapkan menjadi modal kuat agar aksi kemanusiaan di titik tujuan dapat terlaksana dengan manajemen yang lebih matang dan menyentuh hati masyarakat. (TI)

Bencana Belum Usai, PKS Sumatera Barat Lepas Relawan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

Bencana Belum Usai, PKS Sumatera Barat Lepas Relawan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang


SUMBAR.PKS.ID, PADANG
 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmen kepeduliannya terhadap sesama. Pada Sabtu (24/1/2026), rombongan Relawan Kemanusiaan PKS Sumbar resmi dilepas dari Kantor DPTW PKS Sumbar untuk bertolak menuju Aceh Tamiang dan beberapa wilayah di Sumatera Utara yang terdampak bencana banjir bandang.

Kegiatan pelepasan ini diawali dengan pengarahan dari Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, dan Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) DPW PKS Sumbar, Mayafredi. Dalam arahannya, Ulyadi menekankan bahwa duka yang dirasakan masyarakat Aceh Tamiang adalah duka bersama, sehingga jarak bukanlah penghalang bagi ikatan persaudaraan.

"Kita dalam keadaan sulit, tapi kita harus tetap bisa membantu saudara-saudara kita. Seperti filosofi tangan yang kotor, mereka akan saling membersihkan. Dengan saling tolong-menolong, beban bencana ini akan lebih mudah kita selesaikan," ujar Ulyadi dalam pengarahannya.

Rombongan relawan tidak hanya membawa personel relawan, tetapi juga mengangkut bantuan logistik berupa kebutuhan pokok serta bantuan khas Ranah Minang, yakni Rendang, untuk para korban bencana.

Fokus utama tim relawan kali ini adalah menuju wilayah Aceh Tamiang untuk membantu aktivasi posko-posko kemanusiaan dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. Gerakan ini didasari oleh semangat "Tolong-menolong dalam Kebaikan" sebagai bentuk dukungan moral dan fisik bagi masyarakat Aceh.

"Kita bergerak tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga membawa doa dan semangat. Semoga langkah kecil ini menjadi wasilah agar Aceh segera pulih, bangkit, dan tersenyum kembali," tambah Ulyadi dalam keterangannya.

Acara pelepasan ditutup dengan teriakan semangat "Sumatera Bangkit, Pulih Kembali!" oleh seluruh relawan sebelum keberangkatan. PKS Sumbar juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar tim relawan diberikan keselamatan selama perjalanan dan dapat memberikan manfaat terbaik bagi saudara-saudara yang membutuhkan di lokasi bencana. (TI)

08 Januari 2026

PKS Sumbar Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Tabing Banda Gadang, Berikan Bantuan Logistik dan Alat Berat

PKS Sumbar Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Tabing Banda Gadang, Berikan Bantuan Logistik dan Alat Berat


SUMBAR.PKS.ID, PADANG – DPW PKS Sumatera Barat menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak bencana banjir di Kota Padang. Pada Rabu (07/01/2026), rombongan PKS turun langsung meninjau lokasi bencana di Komplek Griya Permata 2, Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, didampingi Sekretaris DPW Nosa Ekananda, Ketua DPD PKS Padang Mulyadi, serta Ketua DPRD Kota Padang Muharlion. Kehadiran tokoh-tokoh PKS ini disambut haru oleh warga yang wilayahnya sempat viral lantaran aksi mengibarkan bendera putih sebagai bentuk permohonan bantuan.

Berdasarkan data di lapangan, tercatat sebanyak 11 rumah warga hanyut terseret arus. Bencana ini merupakan akumulasi dari dua kejadian besar, yakni 6 rumah hanyut pada banjir November 2025, dan 5 rumah lainnya menyusul hanyut pada banjir awal Januari ini.

Sebanyak 95 Kepala Keluarga (KK) di RT 06 Komplek Griya Permata 2 terdampak langsung. Saat ini, rata-rata korban sudah mengontrak rumah secara mandiri untuk tempat tinggal sementara. Sementara itu, Masjid Nur Rahmah difungsikan sebagai posko utama sekaligus dapur umum untuk melayani kebutuhan harian warga.


Dalam kunjungannya, DPW PKS Sumbar menyerahkan bantuan berupa makanan siap santap, paket sembako, serta dana operasional untuk penggunaan alat berat guna mempercepat proses pembersihan material pasca-bencana di lokasi tersebut.

Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Nanggalo. Beliau menegaskan bahwa PKS akan terus mengawal penanganan bencana ini, baik secara logistik maupun melalui jalur kebijakan di legislatif.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi ujian ini. Selain bantuan sembako dan makanan, kami juga menyalurkan dana operasional alat berat agar pembersihan lokasi bisa dilakukan segera. Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah dan kepedulian sesama segera sampai ke tangan warga," ujar Ulyadi di sela-sela kunjungannya.

Ulyadi juga menambahkan bahwa pihaknya meminta kader PKS di legislatif, khususnya Ketua DPRD Padang yang hadir bersama, untuk terus memantau pergerakan bantuan pemerintah agar solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan rumah segera terealisasi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil warga sangat besar. Di siang hari, warga masih sering kembali meninjau puing-puing rumah mereka sembari menantikan kepastian langkah dari pemerintah daerah.

Melalui kunjungan ini, PKS berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban harian warga dan menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk turut berkolaborasi dalam membantu proses pemulihan di Komplek Griya Permata 2. (TI)

06 Januari 2026

Cuaca Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Mahyeldi Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Cuaca Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Mahyeldi Imbau Masyarakat Tetap Waspada


SUMBAR.PKS.ID, PADANG — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi. Di tengah kondisi cuaca yang masih sulit diprediksi, Gubernur yang akrab disapa Buya ini menginstruksikan seluruh jajaran dan lapisan masyarakat untuk tetap berada dalam level kewaspadaan tinggi.

Hal tersebut ditegaskan Mahyeldi saat memimpin langsung Focus Group Discussion (FGD) terkait penanganan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana di Auditorium Gubernuran, Senin malam (5/1/2026).

Dalam arahannya, Mahyeldi menyampaikan bahwa meski puncak musim hujan telah terlewati, fluktuasi cuaca masih menyimpan potensi risiko yang besar. Beliau menekankan bahwa pemerintah tidak boleh lengah, terutama terkait kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan kerusakan infrastruktur pengendali banjir.

“Cuaca ini belum sepenuhnya stabil. Karena itu, masyarakat tetap perlu waspada dan siaga. Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Edukasi dan kewaspadaan bersama sangat menentukan,” tegas Mahyeldi di hadapan para pemangku kepentingan.

Sebagai pemimpin yang responsif, Mahyeldi juga meminta agar sistem peringatan dini dan alur informasi dari pemerintah pusat hingga ke tingkat paling bawah berjalan lebih cepat dan jelas. Tujuannya agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk bersiap tanpa rasa panik.

"Ia juga meminta agar alur informasi dari pemerintah hingga ke tingkat bawah berjalan lebih cepat dan jelas, sehingga masyarakat tidak panik namun tetap siap menghadapi potensi bencana," tulis rilis resmi tersebut.

Ketegasan Mahyeldi dalam menangani dampak bencana ini dibuktikan dengan keterlibatan luas berbagai instansi dalam FGD tersebut. Pertemuan ini tidak hanya dihadiri oleh unsur Forkopimda Sumbar, tetapi juga melibatkan bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, instansi vertikal seperti BMKG, PLN, dan Bappenas serta Balai-balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Permukiman.

Langkah kolaboratif ini diambil Mahyeldi untuk memastikan perbaikan infrastruktur jalan nasional, wilayah sungai, hingga ketersediaan air minum bagi warga terdampak dapat segera tertangani secara komprehensif.

Dengan kepemimpinan Mahyeldi yang fokus pada mitigasi dan kolaborasi, diharapkan risiko bencana di Sumatera Barat dapat terus ditekan dan dampak kerugian masyarakat dapat diminimalkan. (TI)

03 Januari 2026

Presiden PKS Lepas Relawan Ahli ke Sumatra, Tegaskan Komitmen Kemanusiaan di Awal Tahun

Presiden PKS Lepas Relawan Ahli ke Sumatra, Tegaskan Komitmen Kemanusiaan di Awal Tahun


SUMBAR.PKS.ID, JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan tim Relawan Tanggap Bencana DPP PKS menuju sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra. Prosesi pelepasan ini berlangsung di halaman Kantor DPTP PKS, Jakarta, pada Jumat (2/1/2026).

Dalam sambutannya, Almuzzammil menyatakan bahwa PKS memilih untuk mengisi momentum awal tahun baru dengan pengukuhan komitmen kemanusiaan alih-alih perayaan seremonial. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memberikan bantuan nyata bagi warga yang tertimpa musibah di Sumatra.

"Awal tahun baru ini tidak kita isi dengan perayaan, tetapi dengan perenungan dan pengukuhan komitmen untuk terus berbuat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra," ujar Almuzzammil.

Tim yang diberangkatkan kali ini merupakan bagian dari gelombang lanjutan setelah sebelumnya relawan dari berbagai provinsi—seperti Riau, Jambi, Lampung, hingga Jawa dan DIY—telah lebih dulu terjun ke lokasi. Almuzzammil menegaskan bahwa pengiriman bantuan personel ini akan dilakukan secara bertahap hingga kondisi wilayah terdampak benar-benar pulih.

Adapun relawan yang dikirimkan memiliki spesifikasi keahlian khusus guna menjawab kebutuhan mendesak di lapangan. Mereka terdiri dari, Tenaga kesehatan dan psikolog (trauma healing), teknisi listrik dan montir serta ahli bangunan dan infrastruktur.

Berdasarkan tinjauan langsung di Medan, Aceh Tamiang, dan Sumatra Barat, Almuzzammil melaporkan bahwa kader PKS telah menginisiasi sejumlah solusi infrastruktur, termasuk penyediaan listrik tenaga surya dan pengeboran sumber air bersih bagi warga terdampak di Aceh Tamiang.

Menutup arahannya, Presiden PKS memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BNPB, TNI, serta Polri. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas elemen adalah kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi masa-masa sulit.

"Di tengah musibah, kita kembali diingatkan bahwa persatuan dan kepedulian adalah modal utama bangsa ini untuk bangkit bersama," pungkasnya. (TI)

Gubernur Mahyeldi Pastikan Pembangunan Huntara dan Huntap bagi Korban Bencana di Bayang Utara

Gubernur Mahyeldi Pastikan Pembangunan Huntara dan Huntap bagi Korban Bencana di Bayang Utara


SUMBAR.PKS.ID, PESISIR SELATAN — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, meninjau langsung kondisi 306 jiwa pengungsi (115 KK) di Taratak Teleang, Kecamatan Bayang Utara, Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, mulai dari pemenuhan logistik hingga rencana hunian jangka panjang.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin warga terlalu lama berada di tenda pengungsian. Sebagai solusi cepat, Pemprov Sumbar mulai membangun Hunian Sementara (Huntara) tipe 36. Huntara ini dibangun agar warga bisa tinggal lebih layak dalam waktu dekat. Selama di huntara, seluruh kebutuhan dasar akan ditanggung pemerintah. Sedangkan Huntap (Hunian Tetap) disiapkan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang tersapu banjir, menyesuaikan ketersediaan lahan yang ada. Berikutnya santunan sewa bagi warga yang memilih mengungsi di rumah kerabat, pemerintah akan memberikan santunan bulanan sebagai biaya kompensasi.


Sesuai arahan pusat dan koordinasi dengan BNPB, Mahyeldi menjelaskan skema bantuan finansial berdasarkan tingkat kerusakan bangunan. Pemerintah bertanggung jawab membangun kembali rumah warga yang mengalami rusak berat atau tersapu banjir. Sementara untuk rumah dengan kategori rusak sedang dan ringan, pendataan dilakukan oleh BNPB, dengan besaran bantuan masing-masing Rp30 juta untuk rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

“Memang bantuan ini belum sepenuhnya mencukupi, tetapi ini bentuk perhatian dan komitmen pemerintah. Selain itu, ada juga dukungan lain seperti relaksasi perbankan dan bantuan tambahan dari Kementerian Sosial,” ujar Mahyeldi.

Gubernur yang didampingi sejumlah pejabat teknis seperti Kepala Dinas BMCKTR dan Dinas Sosial, juga mengecek langsung kondisi infrastruktur vital. Fokus perbaikan mencakup akses jalan dan jembatan yang terputus, sasilitas kesehatan dan pendidikan. Serta lahan pertanian/sawah warga yang tertimbun material bencana.

"Kehadiran pemerintah di sini adalah untuk memastikan masyarakat tidak sendiri. Kita akan terus bersama warga sampai kondisi benar-benar pulih," tegas Mahyeldi menutup kunjungannya. (TI)

PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done