PKS Sumbar: PKS Kota Padang
Tampilkan postingan dengan label PKS Kota Padang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS Kota Padang. Tampilkan semua postingan

14 September 2026

Respons Cepat Kondisi Cuaca Ekstrem, PKS Kota Padang Turun ke Jalan Bagikan 8.000 Masker Gratis untuk Warga

Respons Cepat Kondisi Cuaca Ekstrem, PKS Kota Padang Turun ke Jalan Bagikan 8.000 Masker Gratis untuk Warga


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Merespons kondisi cuaca ekstrem dan menurunnya kualitas udara yang melanda Kota Padang, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang bergerak cepat menggelar aksi kepedulian sosial. Pada Ahad (13/9/2026) kemarin, ratusan kader dan relawan PKS turun ke jalan untuk membagikan 8.000 masker secara gratis kepada masyarakat.

Aksi solidaritas ini dilakukan secara serentak di enam titik strategis yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Padang. Sasarannya adalah para pengguna jalan, pedagang pasar, dan warga yang beraktivitas di luar ruangan tanpa pelindung pernapasan.

Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi, menegaskan bahwa aksi pembagian ribuan masker ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian partai terhadap kesehatan masyarakat.

"PKS selalu berupaya hadir dan merespons dengan cepat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan. Kondisi udara saat ini cukup memprihatinkan, sehingga kami langsung menginstruksikan seluruh kader dan relawan di tingkat cabang untuk turun membagikan 8.000 masker. Ini adalah ikhtiar kita bersama guna melindungi warga, khususnya kelompok rentan, dari risiko gangguan pernapasan," tegas Mulyadi di Padang, Senin (14/9/2026).

Mulyadi merincikan, aksi simpatik ini melibatkan lebih dari seratus kader penggerak yang disebar dengan terkoordinasi di pusat-pusat keramaian. Di Kecamatan Kuranji, sekitar 20 orang relawan membagikan masker di Simpang Kampung Lalang, area Pengadilan Agama By Pass, dan Pasar Ambacang. Di Kecamatan Nanggalo, pergerakan 20 relawan dipusatkan di Simpang Tinju dan sekitar Masjid Al-Ikhlas.

Sementara itu, relawan PKS di Kecamatan Pauh yang berjumlah 25 orang bergerak di kawasan padat Simpang Pasar Baru. Di wilayah ujung selatan, 20 relawan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung menyasar pengunjung Pasar Pagi Simpang 4 Bungus Barat.

Titik pembagian lainnya juga berlangsung meriah di kawasan Simpang Pasar Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), yang dikawal oleh 20 kader. Adapun titik dengan pengerahan relawan terbanyak berada di Kecamatan Koto Tangah (Kotang), di mana 30 orang kader bahu-membahu membagikan masker di area Simpang Tabing.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak warga yang berterima kasih karena ketersediaan masker saat ini sangat dibutuhkan untuk beraktivitas," tambah Mulyadi.

Melalui aksi kepedulian yang merata ini, DPD PKS Kota Padang sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diharapkan dapat membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, memperbanyak konsumsi air putih, serta selalu disiplin mengenakan masker demi menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi cuaca yang belum membaik. (AR)

05 Januari 2026

Hadiri Rakerda PKS Kota Padang, Ketua DSW PKS Sumbar: Rawat Militansi dan Budaya Syura

Hadiri Rakerda PKS Kota Padang, Ketua DSW PKS Sumbar: Rawat Militansi dan Budaya Syura


SUMBAR.PKS.ID, PADANG
– Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Sumatera Barat secara resmi membuka agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Kota Padang yang digelar di Ballroom Kantor DPTW PKS Sumbar, Ahad (4/1/2026). Mengusung tema "Kokohkan Barisan, Wujudkan Pelayanan, Pulihkan Kota Padang", agenda ini menjadi momentum penguatan sinergi antara struktur DPD hingga tingkat ranting (DPra).

Hadir mewakili DPW PKS Sumbar, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Barat,Irsyad Syafar. Kehadirannya disambut langsung oleh jajaran pimpinan PKS Padang, di antaranya Ketua MPD (Ketua DPRD Padang) Muharlion, Sekretaris MPD Rafdi, Ketua DPD Mulyadi Muslim, Sekretaris DPD Dedi Umbara, dan Bendahara DPD Maulidson dan jajaran lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Irsyad Syafar menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi kader PKS Kota Padang. Ia menyoroti bagaimana kader PKS selalu menjadi yang terdepan dalam aksi peduli bencana tanpa mengharapkan imbalan materi.

"PKS memiliki tiga kekuatan utama yang harus kita pertahankan. Pertama adalah militansi kader. Ini yang tidak dimiliki partai lain. Saat bencana terjadi, kader PKS turun dengan ikhlas Lillahi Ta'ala tanpa butuh iming-iming. Mereka bergerak bukan karena instruksi pejabat publik semata, tapi karena panggilan jiwa," tegas Irsyad Syafar.

Dua pilar lainnya yang ditekankan adalah soliditas, yang terbukti mampu menjaga stabilitas kursi legislatif PKS di seluruh Indonesia, serta amal jamai, yakni kerja yang terstruktur dan terencana secara kolektif, bukan kerja personal.

Terkait perumusan program kerja, Irsyad Syafar menjelaskan bahwa DPP PKS memberikan keleluasaan penuh bagi struktur di wilayah dan daerah untuk berinovasi. DPP hanya memberikan kerangka program utama, sementara penyempurnaannya diserahkan kepada kreativitas daerah sesuai kebutuhan lokal.

"Ini adalah bentuk penghargaan terhadap keputusan syura. Oleh karena itu, PKS Kota Padang harus terus membangun budaya syura dalam setiap pengambilan keputusan. Musyawarahkan segala hal agar langkah kita berkah dan solid," tambahnya.

Menutup arahannya, Irsyad Syafar mengingatkan kembali amanah Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf, mengenai konsep "Lima Rumah Perjuangan: sebagai fondasi dasar bagi setiap kader. Yaitu Rumah Tangga (Keluarga) sebagai pusat pembentukan karakter dan energi utama. Rumah Ibadah sebagai tempat memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Lalu rumah PKS yang menjadi wadah perjuangan politik dan kerja kolektif (amal jama'i). Berikutnya rumah kebangsaan sebagai ruang kontribusi nyata untuk membangun bangsa dan negara. Terakhir, rumah kemanusiaan sebagai aksi nyata kepedulian sosial tanpa memandang latar belakang suku dan agama.

 

"Mari kita makmurkan masjid, hidupkan kantor PKS, dan hadirkan rumah kemanusiaan di tengah masyarakat. Dengan pondasi ini, insya Allah PKS akan semakin dicintai dan menjadi solusi bagi pemulihan Kota Padang," pungkasnya.

Rakerda ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pengurus DPD, pimpinan DPC dan perwakilan DPra se-Kota Padang, yang berkomitmen menyelaraskan langkah untuk memenangkan PKS melalui pelayanan terbaik kepada warga Kota Padang. (TI)

17 Oktober 2025

Defisit APBD Ancam Anggaran Kota Padang, Ketua DPRD Muharlion Dorong PDAM Kejar 70.000 Pelanggan Non-Bayar

Defisit APBD Ancam Anggaran Kota Padang, Ketua DPRD Muharlion Dorong PDAM Kejar 70.000 Pelanggan Non-Bayar

 

PADANG, sumbar.pks.id – Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran 2026 dilaporkan mengalami defisit signifikan setelah terjadi pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota (Pemko) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) harus bekerja keras mencari solusi.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyampaikan bahwa berdasarkan rapat pembahasan belanja R-APBD 2026 yang digelar secara maraton pada Kamis (16/10/2025), APBD Kota Padang diperkirakan mengalami minus.

"Dari penyampaian APBD, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita berada di angka Rp1,1 triliun. Perkiraan awal akan berkurang Rp200 miliar, namun akhirnya hanya berkurang sekitar Rp120 miliar. Jadi, PAD yang difinalkan di angka Rp1,005 triliun," jelas Muharlion usai rapat yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye dan Asisten III Setdako Padang Corri Saidan.

Lebih lanjut, Muharlion mengungkapkan bahwa setelah dimasukkan belanja, APBD Kota Padang masih minus sekitar Rp120 miliar. Defisit ini belum termasuk rencana pinjaman daerah sebesar Rp81 miliar yang juga masih dalam pembahasan.

Menyikapi kekurangan anggaran ini, Ketua DPRD Padang dari Fraksi PKS tersebut menegaskan salah satu solusi yang akan dikejar oleh Pemko adalah mengoptimalkan pendapatan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang.


Muharlion secara khusus menyoroti potensi pendapatan yang hilang dari pelanggan yang telah menikmati layanan air minum namun tidak tercatat atau tidak melakukan pembayaran resmi.

"Kita mau kejar pelanggan non-PDAM ini. Jumlahnya cukup besar. Berdasarkan data, ada sebanyak 70.000 pelanggan non-PDAM yang sudah dilayani, tetapi pembayarannya tidak melalui rekening PDAM. Ada pula 20 persen yang belum terdata sama sekali," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pelanggan yang sudah dilayani wajib membayar retribusi. "Kemarin kita sudah sepakati angka-angka itu," tambahnya.

Selain menggenjot penerimaan dari PDAM, Muharlion juga mengingatkan Pemko Padang untuk mendata dan menjaga aset yang dimiliki, serta mempertimbangkan opsi penyewaan aset sebagai solusi alternatif untuk menutup kekurangan anggaran.

DPRD Kota Padang, melalui Badan Anggaran (Banggar), menyatakan akan terus bekerja sama dengan Pemko untuk mencarikan solusi terbaik guna menanggulangi defisit anggaran demi keberlangsungan program pembangunan di Kota Padang. (TI)

13 Oktober 2025

PKS Padang Peduli, Kader Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran Pasa Gadang

PKS Padang Peduli, Kader Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran Pasa Gadang


SUMBAR.PKS.ID, PADANG — DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Sejak hari pertama musibah terjadi, kader-kader PKS langsung turun ke lapangan membantu warga membersihkan puing-puing, menyiapkan makanan, serta melakukan pendampingan kesehatan bagi korban terdampak.

Ketua DPD PKS Kota Padang yang juga Anggota DPRD Kota Padang, Buya Mulyadi Muslim, Lc., M.A., mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud komitmen PKS dalam melayani dan peduli terhadap masyarakat. Sejak hari pertama kebakaran, PKS telah membuka Posko PKS Peduli di lokasi kejadian. Para kader bahu-membahu membantu warga, mulai dari membersihkan sisa kebakaran, menyiapkan makanan, hingga memantau kondisi kesehatan warga yang terdampak.

Selain aksi di lapangan, PKS juga melakukan advokasi bersama Ketua RT setempat, Fajrul, agar warga dapat segera memperoleh bantuan dari Baznas Kota dan Provinsi setelah masa tanggap darurat yang ditangani Dinas Sosial. Mulyadi menjelaskan, koordinasi juga dilakukan dengan tokoh masyarakat agar penyaluran bantuan lebih cepat dan tepat sasaran.

Ketua RT di lokasi terdampak, Fajrul, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat PKS Padang. Ia menuturkan bahwa sejak awal kejadian, kader PKS sudah hadir membantu warga dengan membuka posko, membersihkan lingkungan, menyiapkan makanan, serta mendampingi proses pengurusan bantuan ke Baznas. Ia mengaku kehadiran PKS di tengah masyarakat memberi semangat bagi warga yang sedang berduka.

Mulyadi juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang yang telah menurunkan armada truk dan bentor guna mempercepat pembersihan lokasi kebakaran. Berkat dukungan DLH, puing-puing dari 19 rumah warga yang terbakar dapat segera diangkut ke tempat pembuangan. Menurutnya, respon cepat Pemerintah Kota Padang melalui DLH menjadi wujud kolaborasi nyata dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Data sementara mencatat, sebanyak 121 jiwa terdampak akibat kebakaran besar yang melanda kawasan padat penduduk tersebut. Saat ini mereka masih sangat membutuhkan bantuan, terutama untuk membangun kembali rumah yang hangus terbakar. Karena itu, Mulyadi mengajak seluruh warga Kota Padang untuk ikut meringankan beban para korban. Ia menegaskan bahwa bantuan apa pun, baik dalam bentuk donasi maupun tenaga, sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Pasa Gadang.

Mulyadi menambahkan, musibah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, ujian yang menimpa warga Pasa Gadang seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas. Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan masyarakat dapat terus terjaga, karena pada hakikatnya setiap warga adalah saudara yang saling menolong.

10 Oktober 2025

 Respons Cepat Bencana: Gustami Hidayat Tinjau Langsung Korban Kebakaran Pemancungan, PKS Dirikan Posko dan Dapur Umum

Respons Cepat Bencana: Gustami Hidayat Tinjau Langsung Korban Kebakaran Pemancungan, PKS Dirikan Posko dan Dapur Umum

 

PADANG, sumbar.pks.id - Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pemancungan, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, pada Kamis (9/10/2025) mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Pada hari Jumat (10/10/2025), Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi PKS, Gustami Hidayat, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga yang terdampak.

Kunjungan ini merupakan respons cepat PKS terhadap bencana yang menghanguskan sekitar 21 unit rumah dan mengakibatkan 32 Kepala Keluarga (KK) atau total 111 jiwa kehilangan tempat tinggal. Dugaan sementara, api bersumber dari pembakaran sampah yang tidak terkontrol.

Dalam kunjungannya ke lokasi, Gustami Hidayat, didampingi oleh pengurus DPC PKS Padang Selatan, bertemu langsung dengan para korban yang saat ini banyak mengungsi di masjid karena keterbatasan fasilitas MCK di tenda darurat BNPB.

Gustami Hidayat mengungkapkan rasa duka dan keprihatinannya. “Siang ini, usai salat Jumat, kami dari DPRD Provinsi Sumatera Barat bersama relawan PKS turun langsung ke lapangan untuk meninjau musibah kebakaran yang menimpa warga di Padang,” ujar Gustami yang juga merupakan Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumbar.

Ia menjelaskan, PKS segera menyalurkan bantuan prioritas untuk meringankan beban korban. "Pada kesempatan ini kita juga turun membawa bantuan dari BNPB Sumbar dalam bentuk paket sembako sebanyak 24 box untuk 24 KK yang terdampak. Masing-masing KK mendapatkan satu box yang bisa mereka pergunakan untuk kebutuhan sehari-hari," jelas politisi PKS ini, seraya berharap musibah ini dapat dihadapi dengan sabar.

Selain menyalurkan sembako, Gustami mengapresiasi gerak cepat pengurus DPD dan DPC PKS. DPC PKS Padang Selatan langsung mendirikan Posko Tanggap Bencana di dekat lokasi kebakaran, yang juga berperan sebagai dapur umum tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan makan 111 warga terdampak.



Data posko mencatat, saat ini korban sangat membutuhkan, bahan masak atau sembako untuk kebutuhan dapur umum, alas tidur dan selimut dan baju ganti layak pakai, terutama bagi para korban yang terdiri dari lansia, balita, bayi, dan ibu hamil.

Sebelumnya, aksi cepat tanggap telah dimulai dengan penyaluran 100 bungkus sarapan pagi dari simpatisan PKS untuk warga korban.

PKS Padang Selatan mengimbau masyarakat luas yang ingin menyalurkan donasi, khususnya baju layak pakai dan kebutuhan dasar lainnya, dapat langsung menyerahkannya melalui Posko Relawan PKS yang didirikan di Pemancungan. Kesiagaan PKS ini diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan kondisi para korban bencana. (TI)


07 September 2025

Musda PKS Kota Padang, Mulyadi; Kita Bisa Kembali Rebut Kursi Wali Kota

Musda PKS Kota Padang, Mulyadi; Kita Bisa Kembali Rebut Kursi Wali Kota


SUMBAR.PKS.ID
PADANG – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang berlangsung meriah. Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom DPTW PKS Sumbar dengan dihadiri tokoh penting baik dari tingkat pusat maupun daerah, Ahad (7/9). Ketua DPD PKS Kota Padang, Ust. H. Mulyadi Muslim, Lc., M.A. dalam sambutannya menegaskan pentingnya soliditas kader untuk mengawal program kerakyatan sekaligus mempersiapkan kemenangan politik di masa mendatang.

“Di Kota Padang, kita menghadapi banyak persoalan kemasyarakatan mulai dari kemiskinan, pengangguran, pungli, tawuran hingga narkoba. Pemerintah kota punya segudang program unggulan, tapi tanpa pengawasan yang baik, semua itu bisa terhambat. Karena itu Aleg PKS harus optimal memainkan perannya,” tegas Ust. Mulyadi.

Beliau menyoroti kondisi APBD Kota Padang yang berat karena belanja pegawai sudah mencapai 48 persen. Bahkan, kemungkinan tahun depan pemerintah harus menanggung beban hutang hingga Rp300 miliar. PKS, lanjutnya, akan berperan mengawal agar setiap program dalam RPJMD memiliki payung hukum yang jelas dan anggarannya tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Ust. Mulyadi juga menyampaikan terima kasih kepada para senior yang telah meletakkan pondasi dakwah PKS di Kota Padang serta memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana acara Musda. Ia menekankan bahwa dakwah adalah perjuangan berkesinambungan yang harus terus diperkuat dari generasi ke generasi.

PKS Kota Padang sendiri memiliki rekam jejak politik yang membanggakan. Tahun 2004, PKS berhasil meraih kursi terbanyak dengan 11 kader duduk di DPRD. Tahun 2009, kader terbaik PKS, Ust. Mahyeldi, berhasil menjadi Wakil Wali Kota Padang. Dan pada Pemilu 2024 lalu, PKS kembali mencatat sejarah dengan meraih suara terbanyak sehingga DPRD Kota Padang kini dipimpin oleh kader PKS, H. Muharlion, S.Pd.

“Watilkal ayyamu nudawiluha bainannas. Jika dulu ada Buya Mahyeldi, insyaAllah 2029/2031 kita bisa kembali merebut kursi wali kota atau wakil wali kota. Bisa Ust. Ulyadi, Ust. Muhidi, atau Ust. Rafdi. Semua harus kita siapkan dari sekarang dengan kekompakan dan kerja keras,” ungkapnya.

Ust. Mulyadi menutup sambutannya dengan pantun penyemangat sekaligus mengajak seluruh struktur, mulai dari DPC hingga DPRA, untuk bersatu padu memperjuangkan kemenangan PKS.

“Terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah bekerja maksimal, dan saya mohon dukungan penuh dari seluruh struktur PKS Kota Padang. Mari kita rapatkan barisan, kawal program rakyat, dan menangkan kontestasi politik di masa depan,” pungkasnya.

PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done