PKS Sumbar: Kisah
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

04 September 2025

Ketua DPRD Sumbar Muhidi di Mata Marbot Masjid

Ketua DPRD Sumbar Muhidi di Mata Marbot Masjid


Ditulis oleh netizen Harianto di Facebook

Nama beliau adalah Drs. Muhidi, M.M.. Sekarang menjabat sebagai ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat. Beliau tinggal di Kelurahan Jati Parak Salai, Kecamatan Padang  Timur Kota Padang. Saya pernah tinggal di masjid sebagai garin (marbot), dekat sekali dari rumah beliau. 

Banyak hal yang saya saksikan sendiri terkait dengan kepribadian beliau yang layak untuk dicontoh. Jika beliau pulang kerja maka shalatnya biasanya selalu berjamaah di masjid tempat saya tinggal. Ia dikenal  baik, cerdas, sholeh, serta berwibawa. Bawaannya tenang, suka senyum. 

Ia pernah menjadi imam saat tarawih di masjid kami, Masjid Akbar Parak Salai dan menangis saat menjadi imam. Jika ceramah subuh atau khutbah Jumat, materinya selalu mengena dan disukai oleh jamaah.

Dulu Sebagai Garin masjid, kami mendapatkan jatah lauk dari masyarakat setempat. Saat giliran beliau, kami selalu mendapatkan lauk yang selalu spesial, sehingga jadwal beliau ini selalu kami tunggu-tunggu. Meskipun lauk dari masyarakat yang lain enak juga, tapi dari beliau berbeda dari yang lain.

Memang selama tinggal di sana banyak sekali keteladanan yang bisa kami contoh. Salah satunya adalah beliau yang mengajak kami untuk beri'tikaf di masjid tempat kami tinggal. Ya, beliau aktif untuk i'tikaf di 10 terakhir Ramadhan. Diakhir Ramadhan beliau datang ke masjid dan izin masuk ke kamar kami, kemudian menyodorkan THR dari Partai Keadilan Sejahtera.

"Assalamu'alaikum. Baa kaba (apa kabar), lai sehat (sehat?). Iko (ini) THR dari PKS yo🙂🙂" Sambil mengeluarkan amplop dan tersenyum. "Alhamdulillah sehat pak. Masyaallah, terima kasih pak," jawab kami. Semoga Allah kuatkan pundaknya memikul amanah dan Allah mudahkan seluruh aktivitas beliau dalam melayani masyarakat.

Selain itu, beliau juga selalu aktif ikut program apapun di masjid tersebut, sebagai donatur, ikut peserta kurban, da lain-lain. Begitu juga dengan agenda-agenda kepemudaan. Beliau cukup dihormati di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat sumatera Barat cukup beruntung memiliki pemimpin DPRD seperti beliau ini. Mudah-mudahan suatu saat nanti Allah takdirkan menjadi gubernur. InsyaAllah. 



02 September 2025

 Halaqah Keluarga Pertama Kami

Halaqah Keluarga Pertama Kami


Oleh: Umi Nusaibah 

Kemarin sore adalah hari yang istimewa bagi keluarga kecil kami. Untuk pertama kalinya, kami mengadakan halaqah keluarga, sebuah majelis kecil yang kami bangun bersama, sederhana tapi penuh makna.

Kak Nusaibah menyebutnya dengan nama yang indah, Liqo' Keluarga.

Uni Maryam berperan sebagai moderator, umi mentasmi’kan surat An Naba', kultum disampaikan oleh Kak Nusaibah. Dan tentu saja puncaknya adalah nasihat dari sang murabbi agung dalam keluarga ini, Abi tercinta.

Dan jangan lupakan si kecil, adik Muhammad, yang menemani acara dengan riang gembira sambil bermain balon.

Kultum Perdana: Malaikat Itu Nyata

Sore itu, Kak Nusaibah menyampaikan kultum pertamanya dengan penuh semangat.
Temanya adalah, “Ternyata malaikat juga berwujud, lho.”
Karena ini kali pertama, Kakak masih membacakannya dari buku. Tapi sungguh, ada rasa syahdu yang hadir saat ia berbagi ilmu, membuat suasana hati kami hangat.

Abi pun tak kalah memberi warna. Ia menyuguhkan kisah tentang Imam Kisa'i. Dahulu, beliau hanyalah seorang penggembala kambing. Namun suatu hari, seorang ibu menjadikannya contoh kebodohan di depan anaknya. Kata-kata itu membuatnya tersentuh, hingga ia menjual kambing-kambingnya, lalu tekun belajar meski sudah berusia 40 tahun.
Hasilnya luar biasa, ia tumbuh menjadi ulama besar, bahkan menjadi guru bagi anak-anak khalifah.

Pesan Abi jelas, Jangan pernah berhenti belajar. Jangan marah ketika direndahkan. Teruslah berusaha, sebab ilmu akan mengangkat derajatmu.
MasyaAllah, kisah-kisah dari Abi memang selalu berhasil membangkitkan semangat kami.

Kehangatan Sore Itu

Sore itu semakin lengkap dengan suguhan kecil yang dibawakan Abi, roti bakar lumer dan susu full cream, kesukaan kami semua. Mungkin terlihat sederhana, tetapi dalam kebersamaan, segalanya terasa begitu nikmat.

Di penghujung halaqah, Abi memimpin doa. Suasana hening, hati kami terhubung dan ada harapan yang terpanjat, semoga majelis kecil ini menjadi cahaya yang menerangi perjalanan hidup keluarga kami.

Kami sepakat, halaqah ini akan menjadi agenda rutin sekali dalam dua pekan. Tugas-tugasnya akan bergilir, agar anak-anak belajar arti tanggung jawab. Lebih dari itu, kami ingin mereka merasakan bahwa ibadah, ilmu, dan kebersamaan adalah sesuatu yang indah.

Harapan Seorang Ibu

Di dalam hati, umi hanya berdoa:
“Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami shalih dan shalihah, cintakan mereka kepada ilmu, jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang istiqamah dalam belajar hingga akhir hayat.”

Mumpung hari Senin ini anak-anak sedang libur karena akan ada demo, bolehlah umi memberi hadiah kecil untuk mereka. Kata mereka dengan ceria, “Masak enak lagi ya, Umi?”
Dan tentu umi menjawab dengan senyum, “Siap!”

Halaqah ini mungkin sederhana, tetapi doa kami besar, semoga dari ruang tamu kecil ini lahir jiwa-jiwa yang cinta ilmu, cinta kebaikan dan cinta Allah.

PKS Foto Sumbar

[PKS Foto Sumbar][recentbylabel3]

Dakwah

[Dakwah][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done