Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Menguat di Awal 2026, Ketua Fraksi PKS Irsyad Syafar: Bukti Kerja Nyata
PADANG, SUMBAR.PKS.ID – Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan mengalami penguatan signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Capaian positif ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari jajaran legislatif di DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Ketua Fraksi PKS DPRD Sumbar, Irsyad Safar, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas lompatan angka pertumbuhan ekonomi tersebut. Menurutnya, pencapaian ini sangat berarti mengingat Sumatera Barat baru saja diuji dengan rentetan bencana alam pada akhir tahun lalu.
“Fraksi PKS sangat bersyukur atas capaian pertumbuhan ekonomi Sumbar di kuartal pertama 2026 ini. Lompatan ini sangat bermakna karena kita tahu, di akhir tahun lalu Sumbar dihantam bencana banjir dan galodo yang cukup merata di berbagai kota dan kabupaten,” ujar Irsyad Syafar di Padang.
Irsyad menambahkan bahwa kondisi ini menjadi istimewa karena diraih saat proses pemulihan infrastruktur masih terus berjalan.
“Hingga saat ini, perbaikan sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana tersebut sebenarnya belum sepenuhnya pulih. Namun, ekonomi kita justru mampu menunjukkan resiliensi dan tren penguatan,” imbuhnya.
Sejalan dengan penilaian tokoh nasional Dony Oskaria yang memuji kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengelola momentum ekonomi, Fraksi PKS juga memberikan apresiasi serupa. Irsyad menilai ada langkah-langkah strategis yang telah diambil oleh pemerintah daerah.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar dan seluruh pihak terkait. Mereka pastinya telah melakukan langkah-langkah nyata dan konkrit dalam upaya mengangkat pertumbuhan ekonomi kita pasca-bencana,” tegasnya.
Selain faktor kebijakan pemerintah, Irsyad Syafar juga menyoroti peran besar masyarakat perantau Minang dalam menggerakkan roda ekonomi di ranah. Momentum Idul Fitri yang jatuh pada awal tahun ini dinilai menjadi katalisator utama.
“Kita juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para perantau. Kontribusi mereka sangat besar melalui kunjungan liburan Idul Fitri yang lalu. Mudik dan aktivitas ekonomi perantau selama di kampung halaman telah menggerakkan ekonomi Sumbar secara signifikan,” kata Irsyad.
Berdasarkan data yang berkembang, pertumbuhan ekonomi Sumbar di awal 2026 ini menunjukkan tren positif dibandingkan periode sebelumnya. Penguatan ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga akhir tahun, sembari pemerintah fokus menyelesaikan perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana.
Fraksi PKS berharap tren positif ini dapat berimbas langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Sumatera Barat. (TI)








